Bangunan Pinggiran Sepanjang Sekanak Dibersihkan

5

Bangunan di sepanjang pinggiran Sungai Sekanak hingga Simpang DPRD Sumsel akan dibebaskan.

Palembang, BP — Bangunan yang ada di pinggiran sepanjang Sungai Sekanak hingga Simpang DPRD Sumsel siap-siap digusur. Lantaran 7 meter kiri dan kanan sungai akan digunakan sebagai jalan inspeksi. Meskipun saat ini Pemerintah Kota Palembang mesti melakukan inventarisasi lahan mana saja yang telah dibebaskan sebelumnya.

Asisten I Bidang Pemerintahan Setda Kota Palembang Sulaiman Amin mengatakan, penataan kawasan Sekanak Kerihin masih perlu dimatangkan lagi dengan menginventarisasi lahan mana yang telah dilakukan pembebasan. Sebab, pembebasan lahan sebelumnya telah dilakukan sejak tahun 1988.

“Rencana ini memang sudah lama, tahun 88 sudah dilakukan pembebasan lahan, kemudian juga di tahun 92. Karena ini dilakukan sejak lama maka kami perlu mengumpulkan data dari camat, lurah Ilir Barat II dan Bukit Kecil. Data dari BPKAD dan juga warga yang terkena pembebasan lahan di tahun itu,” katanya.

Baca:  Setelah Sungai Sekanak, Sungai Lumpur Dan Sungai Aur Segera di Revitalisasi

Sulaiman mengatakan, beberapa warga mengatakan sudah dibebaskan juga pemerintah setempat mengakui hal demikian. Membangun akses atau jalan inspeksi ini butuh lahan cukup luas. Nantinya juga akan dibuat pedesterian yang indah.

“Bangunan yang berada di pinggiran sungai harus dibersihkan. Jika belum dibebaskan maka akan kita bebaskan dengan ganti rugi. Maka dari itu sekarang kita kumpulkan data dulu, bangunan mana yang sudah menerima untuk pembebasan mana yang belum,” jelasnya.

Baca:  Balai Arkeologi Teliti Temuan Sungai Musi di Museum SMB II

Staf Khusus Percepatan Pembangunan Setda Palembang, Sapri Nungcik, sebelumnya mengatakan, penataan Sekanak Kerihin perlu jyga dilakukan normalisasi sungai. Dimana untuk normalisasi sungai ini pihaknya bekerjasama dengan Balai Besar Wilayah Sungai (BBWS).

“Setidaknya dalam waktu dekat fisiknya sudah mulai bisa berjalan. Sementara untuk dana (pembanguan pedestrian) nanti ada dari bantuan Anggaran Pendapatan Belanja Daerah (APBD) tapi tidak sepenuhnya sebab APBD juga terbatas. Jadi kita usahakan ada kontribusi dari pihak ketiga melalui CSR,” terangnya.

Baca:  Tahun 2023, Pemkot Palembang Canangkan , Visit Palembang Year 2023,

Selain fokus pada sungai, pihaknya juga tengah fokus menata enam bangunan di kawasan Sekanak Kerihin. Enam objek yang menjadi ciri khas kawasan Sekanak Kerihin tersebut yakni Bioskop Rosida atau Reks, Gudang Kopi atau Gedung Opera, Jembatan Sekanak, Gedung Tomson, Kantor Hoktong, Hotel pertama di Palembang.

“Kita akan perbaiki icon-icon kawasan Sekanak Kerihin ini. Kita akan perbaiki dan percantik lagi seperti kondisi dulu tanpa merubah apa yang menjadi ciri khas dari bangunan itu,” jelasnya. #pit