Rika Damayanti menangkan Duta Budaya Berbakat

10

BP/IST
Para pemenang saat mendapatkan piala dan penghargaan

# Prodi SPI Juara Umum

 

Palembang, BP
Pekan Olahraga Seni Karya Ilmiah (PORSENI) Fakultas Adab Humaniora (FAHUM) Universitas Islam Negeri (UIN) Raden Fatah (RF) Palembang yang berlangsung dari tanggal 14-17 November 2017 telah berakhir dan ditandai dengan acara penutupan dan pembagian hadiah bagi pemenang lomba. Ada 9 bidang lomba yang dilombakan termasuk juga Duta Budaya. Salah satu pemenang Duta Budaya yaitu Rika Damayanti yang terpilih sebagai Duta Budaya berbakat.
“Saya merasa senang dan tidak menyangka karena peserta yang lain memiliki bakat yang bagus semua ” ujarnya, Jumat, (17/11).
Pada sesi ajang unjuk bakat para finalis menampilkan bakatnya masing- masing kepada dewan juri.
“Pada saat penampilan bakat, saya menampilkan sanjer/senjang (sejenis lagu batang hari sembilan) karena didaerah saya mulai redup dan saya ingin mengembangkannya di Fahum” ujar wanita yang biasa disapa Cicik ini .
Dalam ajang ini ada beberapa hal yang harus dimiliki oleh masing-masing finalis. Sehingga harus ada persiapan yang cukup untuk menampilkan yang terbaik pada saat tampil.

Baca:  Surat Terbuka Untuk Pemimpin Sumsel dan Palembang
Koordinator kegiatan duta budaya 2017,  Kemas Ari Panji saat menyerahkan penghargaan kepada para pemenang.

“Persiapan yang saya lakukan yaitu membuat lirik sendiri yang harus ada dalam penampilan ini. Selain bakat, ada juga passion, pakaian dan sopan santun yang menjadi penilaian, “ kata wanita asal sekayu ini.
Dia juga nantinya akan menjadi Duta Budaya selama satu tahun kedepan.
“Inshaa Allah jika diizinkan oleh pihak Fakultas, saya ingin lebih mengembangkan senjang di Fakultas Adab dan Humaniora. Jika ada kesempatan, saya ingin memajukan lagi dan ingin ikut bila ada ajang yang lebih besar lagi” ujarnya lagi.
Selain itu pada pergelaran Porseni Fahum 2017 ini juga Program Studi (Prodi) Sejarah Peradaban Islam (SPI) sukses menyandang gelar sebagai juara umum, mengalahkan pesaing terdekat, Perpustakaan (PUS) Bahasa Sastra Arab (BSA). Dan Politik Islam (Polis) .
Prodi SPI mengoleksi tiga emas, tiga perak, tiga perunggu. Sementara runner up PUS, mengoleksi dua emas, dua perak, empat perunggu. Tempat ketiga diduduki oleh BSA, dengan perolehan dua emas, dua perak, satu perunggu, dan ditempat keempat di duduki oleh Polis, dengan satu emas, satu perak, satu perunggu.

Baca:  Anna Kumari, Penjaga Dan Pelestari Seni Dan Budaya Terakhir Di Kota Palembang
BP/IST
Para pemenang saat mendapatkan piala dan penghargaan

Hasil ini membuat SPI menjadi juara umum dan berhak mendapat piala bergilir.
“Kami sangat senang, bangga, dan puas dengan hasil ini, ini berkat kerja keras dari teman-teman Prodi SPI, awalnya kami tertinggal dari PUS, tapi dibagian seni kita bisa lebih unggul, Alhamdulillah” kata Sepran pemain Futsal SPI.
Hasil ini memang sebelumnya sudah banyak diprediksi mahasiswa dari Podi Fahum, karena memang banyak alumni dari mahasiswa Prodi SPI yang pernah menjadi utusan Fahum pada Porsenitingkat universitas tahun 2016 lalu. #osk