BPBD Sumsel Antisipasi Banjir dan Longsor

6


Poto: Staf Khusus Gubernur Sumsel Bidang Penanggulangan Bencana Alam H Yulizar Dinoto SH didampingi Plt Kepal BPBD Sumsel H Iriansyah SSos SKM MKes, Kamis (2/11).

Palembang, BP

Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Sumsel tengah mengantisipasi bencana yang sering terjadi memasuki musim hujan seperti banjir dan longsor.
“Diperkirakan intensitas hujan akan turun tinggi di wilayah Sumsel dari November sampai dengan Januari 2018 mendatang,” kata Staf Khusus Gubernur Sumsel Bidang Penanggulangan Bencana Alam H Yulizar Dinoto SH didampingi Plt Kepal BPBD Sumsel H Iriansyah SSos SKM MKes, Kamis (2/11).
Pihak BPBD telah menyiagakan sarana dan prasarana seperti perahu karet, alat evakuasi, dan tenda.
“Sarana dan prasarana ini kita siagakan di daerah-daerah rawan banjir dan longsor. Selain itu, pihaknya juga selalu berkordinasi dengan TNI dan Polri serta jajaran terkait lainya,” ujarnya.
Untuk kabupaten/kota yang memiliki potensi terjadinya banjir diantaranya, kabupaten Musirawas, kabupaten Musi Rawas Utara (Muratara), kabupaten Musi Banyuasin (Muba), kabupaten Banyuasin, kabupaten Ogan Komering Ilir (OKI) dan kabupaten Ogan Komering Ulu (OKU).
“Sementara itu untuk kabupaten/kota yang rawan longsor yakni Kabupaten Empat Lawang, sebagian Kabupaten Muaraenim, Kabupaten Lahat, Kabupaten OKU Selatan dan Kota Pagaralam,” terangnya.
Iriansyah juga menghimbau, pihak Kabupaten/Kota yang ada di seluruh Sumsel. Cepat tanggap ketika terjadi banjir ataupun longsor.
“Pihak Kabupaten/Kota juga harus menyiagakan sarana dan prasarana, sumber daya manusia (SDM) serta logistik untuk mengantisipasi bencana banjir dan longsor ini,” katanya.
Untuk masalah logistik, jika stok logistik di kabupaten/kota tidak mencukupi maka pihak kabupaten/kota bisa menghubungi provinsi untuk mencukupi kebutuh logistik tersebut.
“Kalau masih kurang maka kita juga bisa meminta bantuan ke pemerintah pusat”,katanya.#osk