Home / Headline / Elektabilitas Dodi Alex-Ishak Mekki Terus Meningkat

Elektabilitas Dodi Alex-Ishak Mekki Terus Meningkat

CEO IPOL Indonesia, Petrus Hariyanto, dalam diskusi Pillkada Serentak di Sumatera Selatan 2018, Minggu, (29/10). BP/DUDY OSKANDAR

Palembang — Hasil survey terkini Ipol Indonesia menunjukan elektabilitas Herman Deru makin tipis selisihnya dan berpotensi dikejar Dodi Reza dan Ishak Mekki. Trend pengenalan popularitas kandidat masih menjadi aktivitas yang dilakukan oleh para calon gubernur, setidaknya hal itu bisa dilihat dari banyaknya baliho bacagub yang terpasang di sejumlah daerah. Hal itu dikatakan CEO IPOL Indonesia, Petrus Hariyanto, dalam diskusi Pillkada Serentak di Sumatera Selatan 2018, Minggu, (29/10).

“Aksi marathon melakukan publikasi besar-besaran ini mengindikasikan bahwa kandidat masih belum mendapatkan tempat di masyarakat. Mereka mungkin visible (terlihat) namun belum available (hadir)” ujar Petrus Hariyanto.

Survey, jajak pendapat, dan sosialisasi pengenalan para tokoh dilakukan Ipol dalam rentang waktu 10 -20 Oktober 2017. Survei ini digelar di 17 Kabupatenl Kota di Sumsel, dengan sampel 800 responden, Metode Multistage Random Sampling dan memiliki Toleransi Kesalahan (Margin of Error MoE) Sekitar 3,46% pada Tingkat Kepercayaan 95%.

Responden terpilih diwawancarai lewat tatap muka oleh pewawancara yang telah dilatih. Quality control terhadap hasil wawancara dilakukan secara random sebesar 20% dari total sampel oleh Team Leader dan QC Officer dengan kembali mendatangi responden terpilih (spot check) ata melaiui telepon, dalam quality control tidak diperkenankan ditemukan kesalahan berarti. Witnesses dilakukan oleh Team Leader untuk mendampingi pewawancara secara random sebesar 10%.

“Hasll survei menunjukkan Responden yang mengetahui tentang kandidat masih di dominasi oleh foto di Baliho sebanyak 32,5 % . Pada sesi pertanyaan tentang siapa yang bakal maju di Pilgub Sumsel. Publik masih menyebut nama-nama lama seperti Herman Deru, Ishak Mekki. Nama Dodi Reza dan Aswari juga di sebut oleh publik, karena mengetahui keduanya Iewat baliho yang terpasang,” katanya.

Papularitas kandidat menjadi point penting survei karena IPOL memandu figur. Hasilnya, Ishak Mekki menduduki popularitas teratas, disuse Herman Deru, Dodi Alex Reza, Syahrial Osman, Aswari dan Giri Ramanda. Sementara itu, tingkat kesukaan publik terhadap kandidat di dominasi oleh Herman Deru. disusul Aswari, Syarial Oesman, Dodi Reza, Edi Santana, Ishak Mekki. Giri Ramanda, Susno Duadji, Mawardi Yahya, Mularis Djahri. dan Antasari Azhar.

Jika dilihat dari hasil survei popularitas lshak Mekki cukup tinggi namun tingkat keterpilihan jauh di bawah kandidat Iain. Potensi kemunculan kandidat baru juga sangat tinggi, nama Aswari dan Dodi Reza menjadi sosok yang disukai publik, namun elektabilitasnya masih rendah.

Praktik money politik dalam pilgub sumsel, terang Petrus, terekam dalam survei yakni, 7,36 % responden akan manentukan pilihan bila ada kandidat yang membagikan uang. Rasionalitas responden saat ini sangat tinggi.

“Artinya sebanyak 71,68 % responden akan menerima pemberian kandidat, namun memilih sesuai hati nurani. Sedangkan, 20.96% menolak Politik uang,” katanya. #osk

 

x

Jangan Lewatkan

Kapolda Sumsel Hadiri Gelar Operasi Triwulan Ke-2 Tahun

Palembang, BP Kapolda Sumatera Selatan (Sumsel)  Irjen Pol Prof. Dr. Eko Indra Heri S., MM didampingi Wakapolda Sumsel Brigjen Pol ...