Raperda Perhotelan Swarnadwipa Sumsel Gemilang Resmi Jadi Perda

10

Suasana rapat paripurna DPRD Sumatera Selatan (Sumsel) dengan agenda laporan hasil penelitian dan pembahasan pansus II DPRD Sumsel terhadap Rancangan Peraturan daerah (raperda) tentang perubahan atas perda No 10 tahun 2015 tentang perubahan bentuk badan hukum perusahaan daerah perhotelan Swarnadwipa menjadi perseroan terbatas Swarnadwipa Sumsel Gemilang, Kamis (27/10) di ruang rapat Paripurna DPRD Sumsel. BP/DUDY OSKANDAR

Palembang, BP — Rancangan Peraturan daerah (raperda) tentang perubahan atas perda No 10 tahun 2015 tentang perubahan bentuk badan hukum perusahaan daerah perhotelan Swarnadwipa menjadi perseroan terbatas Swarnadwipa Sumsel Gemilang akhirnya di sahkan menjadi Peraturan Daerah (Perda).

Hal tersebut terungkap dalam rapat paripurna DPRD Sumatera Selatan (Sumsel) dengan agenda laporan hasil penelitian dan pembahasan pansus II DPRD Sumsel terhadap Rancangan Peraturan daerah (raperda) tentang perubahan atas perda No 10 tahun 2015 tentang perubahan bentuk badan hukum perusahaan daerah perhotelan Swarnadwipa menjadi perseroan terbatas Swarnadwipa Sumsel Gemilang, Kamis (27/10) di ruang rapat Paripurna DPRD Sumsel.

Rapat paripurna sendiri di pimpin Ketua DPRD Sumsel HM Giri Ramandha N Kiemas dan dihadiri Gubernur Sumsel H Alex Noerdin dan para undangan.

Gubernur Sumsel Alex Noerdin menyampaikan, apresiasinya karena hari ini Pansus II telah menyelesaikan penelitian dan pembahasan terhadap Raperda tentang perubahan atas perda nomor 10 tahun 2015, tentang Perubahan Bentuk Badan Hukum Perusahaan Daerah Perhotelan Swarna Dwipa menjadi PT. Swarna Dwipa Sumsel Gemilang.

Baca:  Okupansi Hotel di Palembang Drop 50%

“Kami mengucapkan terima kasih dan memberikan apresiasi yang tinggi kepada Pansus II DPRD Provinsi Sumsel, karena telah menyelesaikan tugas dengan baik,” ujarnya.

Dia menilai, Persetujuan terhadap Raperda ini tentu akan membuka peluang bagi perusahaan ini untuk mengembangkan produktifitas usahanya yang lebih baik, efektif dan efisien sehingga membuat perusahaan ini lebih kreatif. “Terutama menghadapi usaha yang semakin ketat, dan diharapkan BUMD kita ini dapat tumbuh sehat, kompetitif dan profesional,” katanya

Di samping itu, dengan adanya perubahan bentuk badan hukum ini diharapkan BUMD ini dapat lebih kreatif dalam mengembangkan bidang usaha-usahanya. Sehinggga dapat berdiri sejajar dengan badan usaha lainnya dan mendukung pertumbuhan ekonomi dan peluang investasi yang ada di Sumsel.

Baca:  Arista Hadirkan Fishaholic

Setelah mendengarkan secara seksama laporan hasil penelitian dan pembahasan melalui juru bicara Pansus II.

“Maka kami dalam kesimpulan pendapat akhir yaitu sepakat untuk memberi persetujuan bersama terhadap raperda ini,” kata Gubernur.

Sedangkan Juru bicara Pansus II Ir Holda Msi mengatakan, setelah pansus II mengadakan penelitian dan pembahasan secara seksama termasuk pembahasan dalam masa perpanjangan dengan mendengarkan penjelasan damn paparan dari sekretaris daerah provinsi Sumsel, Biro Hukum dan HAM, BPKAD Provinsi Sumsel dan manajemen PD Swarnadwipa tertanggal 23 Oktober 2017 serta aspirasi anggota pansus dan juga memperhatikan berbagai dokumen.

“Dengan mengucapkan bismillahirrohmannirohim Pansus II dapat memahami dan menyetujui bahwa raperda tentang perubahan atas perda No 10 tahun 2015 tentang perubahan bentuk badan perusahaan daerah perhotelan Swarnadwipa menjadi perseroan terbatas Swarnadwipa Sumatera Selatan Gemilang,” katanya.

Sedangkan catatan dimana Pemprov Sumsel agar dapat melengkapi data penelitian seluruh aset-aset yang akan diserahkan kepada PD Swarnadwipa melalui lembaga yang kredibel sesuai perundang-undangan dan berkaitan perusahaan daerah (PD menjadi perseroan terbatas (PT) harus di pastikan tidak terjadinya seluruh aset maupun seluruh kewajiban yang tidak tercatat dalam neraca penutup yang merupakan pembuka operasional perseroan terbatas tersebut.

Baca:  Sebagian Karyawan Hotel Sandjaja Sebagian Masuk Masa Pensiun

Selain itu ada aprasaal up date terhadap seluruh aset tetap atau barang tidak bergerak sebagai modal dasar yang akan ditempatkan dan disetor penuh serta harus merujuk pada peraturan perundang-undangan.

Dan Pansus II merekomendasikan bahwa Provinsi Sumsel tetap dipertahankan sebagai pemegang saham pengendali (PSP) pada perseroan terbatas (PT) Swarnadwipa Sumsel Gemilang.

“Pansus II merekomendasikan kepada Pemprov Sumsel agar secepatnya mengambil langkah-langkah untuk menyelesaikan permasalahan aset tanah dengan Danlanud Sri Mulyono Herlambang Palembang agar nantinya tidak ada permasalahan dikemudian hari,” katanya.#osk