Ultimate magazine theme for WordPress.

Dodi Telah Kantongi Partai yang Akan Berkoalisi Dengan Golkar

H Alex Noerdin

Palembang, BP–Putra Sulung Gubernur Sumatera Selatan H Alex Noerdin, H Dodi Reza Alex, resmi didukung Partai Golkar untuk maju di Pilgub Sumsel 2018. Dodi Reza diklaim telah mendapat dukungan dari partai lain untuk memenuhi syarat pendaftaran.

Ketua DPD Golkar Sumsel Alex Noerdin mengatakan, ada satu partai dengan enam kursi yang akan berkoalisi dengan Golkar di Pilgub 2018. Namun, dirinya masih enggan menyebutkan partai mana yang dimaksud.

“Nantilah, jangan sekarang,” katanya kepada wartawan di Griya Agung, Rabu (25/10).

Dengan koalisi partai tersebut, Golkar telah mengantongi 16 kursi dan memenuhi syarat. Tidak tertutup kemungkinan akan ada partai lain yang bergabung dengan Golkar dan partai misterius yang dimaksud Alex.

“Waktunya kan masih lama jadi masih ada peluang untuk partai lain ikut berkoalisi dengan Golkar,”  katanya sembari enggan menyebutkan partai yang akan berkoalisi dengan Golkar.

Selain itu, menurut Alex, Dewan Pimpinan Pusat (DPP) Golkar resmi mengeluarkan rekomendasi H Dodi Reza Alex Noerdin di Pilgub Sumsel 2018. Alex Noerdin selaku Ketua DPD Golkar Sumsel mengintruksikan seluruh kader mendukung H Dodi Reza Alex.

“Rekomendasi ini sudah dikeluarkan beberapa waktu lalu langsung dari DPP Golkar,” katanya.

Sebelum dipilihnya Dodi, ada banyak nama kader Golkar yang berkualitas baik diusulkan ke DPP. Namun Dodi dipilih karena potensi besarnya dalam memimpin Sumsel.

Sebagaimana diketahui, Dodi, yang saat ini menjabat Bupati Musi Banyuasin, disebut-sebut akan maju dalam Pilgub 2018. Dia diprediksi akan berduet dengan Ketua DPRD Sumsel Giri Ramandha N Kiemas, yang juga Ketua DPD PDIP Sumsel.

Meski demikian, belum diketahui siapa yang akan menjadi cagub/cawagub. Nama Dodi muncul di beberapa survei dan diprediksi menjadi tokoh dari Partai Golkar yang akan menggantikan ayahnya, H Alex Noerdin.

Saat ini, Partai Golkar telah memiliki 10 kursi di DPRD Sumsel dan hanya membutuhkan 5 kursi lagi untuk bisa mengusung calon. Sedangkan PDIP memiliki 13 kursi dan hanya kurang 2 kursi.

Ini artinya, jika kedua partai mengusung Dodi dan Giri untuk maju dalam pilkada serentak mendatang, itu berarti telah melebihi 8 kursi dari batas yang ditetapkan, yakni 15 kursi. #osk

 

Jangan Lewatkan
Komentar Anda
Loading...