Siswa SMP Ditusuk di Tengah Acara Hari Cuci Tangan Sedunia

5

Pelaku penusukan diperiksa polisi.

Palembang, BP–Ratusan siswa menengah pertama yang tengah mengikuti Hari Cuci Tangan Sedunia di Kambang Iwak dikejutkan dengan terkaparnya Eric Valensia (14), siswa kelas VIII SMP Negeri 5 dengan pisau menancap di punggungnya, Rabu (18/10) sekitar pukul  08.30.

Kerumunan warga pun segera mengevakuasi Eric yang telah bersimbah darah tersebut ke RS AKGani untuk diberikan pertolongan medis.

Ternyata tersangka penusukan Eric adalah WY (14), sama-sama siswa SMP namun berbeda sekolah dengan korban. WY bersama beberapa rekannya langsung melarikan diri usai melakukan penusukan.

Baca:  Driver Ojol Sekarat Ditusuk Penumpang Sendiri

Sebelum kejadian sekitar pukul 08.00, diselenggarakan kegiatan tersebut yang dihadiri pelajar SD dan SMP. Di sela-sela acara, diduga teman tersangka dan korban sempat berkelahi, bahkan teman tersangka mengalami benjol di bagian kepala.

Tak terima temannya di keroyok, tersangka yang duduk di bangku kelas delapan ini ternyata geram melihat aksi korban. Tersangka pun mengejar korban dan menusuk menggunakan pisau yang dibawanya.

Baca:  Salah Paham, Ganda Tusuk Ayub Empat Lobang

Tersangka pun melarikan diri dari kerumunan dan berhasil lepas dari kejaran warga. Setelah mengantarkan korban ke RS, keluarga pun melaporkannya ke Polsek Ilir Barat I dan anggota segera mengejar tersangka.

“Saya bawa pisau itu untuk jaga-jaga karena suka ada yang nodong. Saya beli pisau itu di toko online harga Rp129 ribu,” kata warga Jalan Candi Welan saat diamankan oleh anggota Polsek Ilir Barat I.

Kapolsek IB I, Kompol Handoko Sanjaya di damping Kanit Reskrim Ipda Irsan mengatakan, usai mendapatkan laporan pihaknya sempat memeriksa saksi yang melihat kejadian tersebut.

Baca:  Serang Seteru Dengan Guntung, Ilham Ditangkap Polisi

Usai mengumpulkan bukti dan meminta keterangan dari saksi, tersangka langsung mengarah kepada W.

“W ditangkap saat sedang bermain game online di belakang PIM,” katanya.

Untuk saat ini, pihaknya masih melakukan proses penyidikan terhadap tersangka yang masih dimintai keterangan mengenai kejadian tersebut. “

“Untuk sementara pasal yang diterapkan 351 ayat 2, tentang penganiayaan,” ujarnya. #idz