Ultimate magazine theme for WordPress.
BI-26-27

Batal Gandeng Lury, Mularis Berpasangan Dengan Darmawan

Ketua DPD Partai Hanura Sumsel H Mularis Djahri, SH bersama Ketua DPRD Palembang yang juga Wakil Ketua DPC PDIP Palembang H Darmawan, SH, Sabtu (14/10).

Palembang, BP–Karena H Dodi Reza Alex Noerdin maju dalam Pemilihan Gubernur Sumatera Selatanl tahun 2018, Ketua DPD Partai Hanura Provinsi Sumsel H Mularis Djahri, SH batal menggandeng Lury Elza Alex sebagai calon wakilnya dalam pemilihan kepala daerah Palembang tahun 2018.

“Sudah keluar SK Rekomendasi untuk Palembang I, kalau saya baru Hanura saja, tiga kursi yang saya pegang untuk rekomendasi,” kata Ketua DPD Partai Hanura Sumsel H Mularis Djahri kepada wartawan, Sabtu (14/10).

Untuk dukungan partai lain, menurutnya, pihaknya masih melakukan lobi-lobi. ”Berkoalisi dengan partai mana, yang jelas kita sudah mengadakan lobi-lobi tapi rekomendasinya belum keluar. Seluruh partai itu kita coba untuk membicarakan ke depan, tapi sebelum rekomendasi kita pegang kita tidak bisa. Namanya politik itu dalam satu hari bisa berubah-berubah,” katanya.

Jika dukungan partai tidak mencukupi, Mularis mengaku tidak akan maju dalam Pilkada Palembang 2018.
Untuk pendampingnya, menurut Mularis, yang jelas harus sama visi dan misinya, di mana pertama visinya itu menuju Palembang Baru, cerdas kotanya, sejahtera warganya. Sedangkan misinya, menata Sungai Musi sampai ke muara laut, menata kota, menata banjir, kemacetan, menekan angka pengangguran dan kemiskinan, menata daerah kumuh, dan menekan angka kriminalitas dan kejahatan di perkotaan.

“Jadi wakil kita harus satu visi dan misi untuk kepentingan orang banyak,” katanya.

Mengenai siapa nama pendampingnya, Mularis menjawab dengan kiasan, ”Katanya Mularis itu dermawan. Nah, katanya bener dak Pak Mularis selama ini dermawan,“ katanya.

Mengenai putri Gubernur Sumsel, Hj Lury Elza Alex, yang selama ini selalu bsosialisasi bersamanya untuk maju dalam Pilkada Palembang, Mularis menjelaskan, karena kakaknya, Dodi Reza Alex, maju dalam Pilgub Sumsel, maka Lury tidak maju dalam Pilkada kota Palembang. Jika Lury dan Dodi sama-sama maju dalam pilkada nanti akan dinilai politik dinasti dan sebagainya.

“Sekarang dikasih tahu kalau Mularis itu dermawan tanya Lury lagi. Itulah wartawan, nak hati-hati nian,“ katanya.

Mengenai penataan Sungai Musi sampai ke muara laut, dia melihat dari berbagai sudut pelanggaran-pelanggaran yang sudah terjadi.

“Gimana Sungai Musi mau baik, cobalah enggak usah kita keluar negeri, kita lihat di google saja bagaimana penataan sungai di negara lain. Sampai kapan Sungai Musi ini ditata, kapan betul-betul menjadi destinasi wisata andalan,” katanya.

Kedua, menurut Mularis, bagaimana menata kota Palembang, apakah tersusun rapi.
Selanjutnya, bagaimana menata banjir di kota Palembang yang dibelah Sungai Musi ini dan bagaimana menata kemacetan di kota Palembang supaya tidak macet lagi.

Dan kota besar seperti Palembang menurutnya, seharusnya sudah tidak ada lagi masyarakat yang menganggur dan bagaimana untuk menekan angka kejahatan/kriminalitas khususnya narkoba. Karena narkoba sudah masuk rumah-rumah tanpa mengenal etnis, golongan dan umur. “Itu misi andalan saya,” katanya.

Secara terpisah, Wakil Ketua DPC PDIP Palembang H Darmawan SH yang kini menjabat sebagai Ketua DPRD Palembang ketika dihubungi menanggapinya dengan santai.

“Kalau memang ridho Allah SWT dan restu partai, saya selaku petugas partai siap menjalani perintah partai. Namun ini masih banyak tahapan dari partai. Fit and proper test, psikotes dan tes wawancara di Palembang dan Jakarta. Karena dari kader PDIP yang nyalon Wawako itu ada saya H Darmawan SH, Fitrianti Agustinda SH, Ir H Yudha Rinaldi, dan M Aidil Adhari. Amanah menjadi Wawako itu tidak main-main.

Saya sekarang ini menjadi Ketua DPRD Palembang saja sudah sangat bersyukur menerima jabatan karier politik yang sangat tinggi. Mohon doanya,” katanya. #osk

 

Jangan Lewatkan
Komentar Anda
Loading...