Ultimate magazine theme for WordPress.

Baru Lulus UGM Tembak Kepala Sendiri

Pistol rakitan yang digunakan untuk menembak kepala sendiri.

Palembang, BP–Elfran Tansjah (28), warga Perumahan Patal, Blok C nomor 8, RT10/3, Kelurahan Talang Aman, Kecamatan Kemuning ditemukan tergeletak bersimbah darah di kamarnya, Kamis (28/9) sekitar pukul 18.10.

Korban pertama kali ditemukan oleh ibu kandungnya, Rita Arsyad (58). Saat itu, ibu korban baru pulang bekerja sebagai PNS di Samsat Jalan Pom IX. Saat pulang mencari anaknya dan langsung masuk ke kamar Elfran, Rita terkejut karena kamar korban bersimbah darah.

Teriakan Rita mengundang perhatian warga sekitar sehingga berkerumun di rumah korban. Saat ditemukan, korban dalam posisi tertelungkup dengan wajah menghadap ke kanan.

Di pelipis kanan korban terlihat bekas luka tembakan. Di dekat kepala korban tergeletak senjata api rakitan jenis revolver.

Baca Juga:  Januari - Mei 2019, 592 Wanita OKI Jadi Janda

“Ibunya teriak ‘anakku bunuh diri’ berulang kali. Warga yang selesai salat magrib terkejut lalu datangi rumah korban yang berada di belakang masjid,” ujar Ketua RT 10, Bakri Naim (52).

Warga pun segera menggotong Elfran dan membawanya ke RS Hermina Palembang sebelum dirujuk ke RSUP Dr Mohammad Hoesin (RSMH) Palembang untuk mendapatkan pertolongan medis.

Saat digotong, Elfran masih sadar namun tak dapat bersuara. Terlihat matanya masih bergerak serta masih bernapas.

Bakri mengatakan, sehari-hari Elfran dikenal warga sebagai pemuda biasa yang pendiam dan sesekali membaur dengan masyarakat.

“Orangnya pendiam. Baru 2,5 tahun lalu lulus dari UGM Yogyakarta Fakultas Ekonomi Jurusan Akuntansi. Sebelumnya sekolah di SMA Plus Negeri 17 Palembang. Warga pun kaget tahu Elfran nembak kepala sendiri. Kami pun tidak tahu alasannya,” ujarnya.

Baca Juga:  1,8 Kg Sabu Dimusnakan 

Berdasarkan informasi yang dihimpun, warga pernah melihat sikap yang aneh korban. Saat salat di masjid, sujudnya sangat lama serta apabila salat di rumah, kiblatnya pun menghadap ke arah yang salah.

Keluarga korban menduga bahwa korban menggunakan obat-obatan terlarang, meski belum bisa dibuktikan kebenarannya. Korban pun diketahui belum bekerja sejak lulus kuliah 2,5 tahun lalu.

Kapolsek Kemuning AKP Robert P Sihombing mengatakan, pihaknya mendapatkan laporan upaya bunuh diri dari warga dan segera meluncur ke lokasi.

“Dari temuan di lokasi, diduga korban melakukan percobaan bunuh diri menggunakan senpi rakitan jenis revolver dengan menembakkannya ke pelipis sebelah kanan,” ujar Robert.

Baca Juga:  Kejar Jambret, Korban Disambut Todongan Pisau

Pihaknya belum bisa memastikan motif apa yang menjadi latar belakang korban menembak kepalanya sendiri.

“Dari pengakuan keluarga korban, sejak Juni lalu korban mencari senjata api melalui media sosial. Kami masih menelusuri asal usul kepemilikan senpi rakitan ini. Apakah milik korban sendiri atau bukan,” jelas Robert.

Dari TKP pihaknya menyita barang bukti berupa senpi rakitan jenis revolver bergagang kayu, satu selongsong peluru kosong, serta satu peluru aktif yang belum digunakan.

“Saat ini korban selamat namun masih kritis dirawat di RSMH. Apabila sudah sadarkan diri akan kami mintai keterangan perihal kejadian ini,” ujarnya. # idz

Jangan Lewatkan
Komentar Anda
Loading...