Home / Sumsel / Musi Banyuasin / Perkuat Visi Misi, Pemkab Muba Bentuk CoE

Perkuat Visi Misi, Pemkab Muba Bentuk CoE

 

Sekayu, BP–Pemerintah Kabupaten Musi Banyuasin menggandeng IDH Indonesia untuk membentuk Center Of Excellence (CoE), melalui penyelenggaraan focus group discusion (FGD) yang dilaksanakan di Ruang Rapat Serasan Sekate Pemkab Muba, Jumat (15/9/2017).

Bupati Muba H Dodi Reza Alex yang membuka langsung FGD tersebut mengatakan CoE merupakan wadah dalam menuangkan suatu pemikiran dan dukungan seperti pencegahan kebakaran hutan dan lahan, dan mewujudkan komoditas kelapa sawit yang berkelanjutan. Hal tersebut juga sejalan untuk memperkuat visi misi Bupati dan Wakil Bupati Muba dalam mewujudkan pembangunan berkelanjutan yang berdasarkan konsep hijau.
“Kami berharap seluruh aparat pemerintahan baik dari tingkat kabupaten hingga desa harus berkomitmen dalam mengimplementasikan visi misi Pemkab Muba,” ujarnya.
Lanjut Bupati Muba, hasil dari FGD ini akan menentukan langkah-langkah kedepan.
Pada kesempatan yang sama Wakil Bupati Muba Beni Hernedi menambahkan CoE memang perlu dibentuk dalam pencegahan karhutla serta memberikan solusi atau edukasi kepada masyarakat agar tidak membuka lahan dengan cara membakar lahan.

“Masyarakat kita harus ada yang mendampingi agar tidak melanggar hukum,” ungkap Beni.

Sementara itu dari IDH Indonesia Desi Kusuma Dewa terkait pembentukan CoE bisa didirikan beberapa klinik yang didukung oleh beberapa aktor, diamana didalamnya terdiri dari pemerintah, perusahaan, dan masyarakat.
“Untuk membentuk CoE ini kami siap dalam bidang pendanaan,” tuturnya.
Pembentukan CoE di Muba lanjut Desi, dilatarbelakangi, pencanangan green growth oleh Gubernur Sumsel, kemudian model lansekap berkelanjutan Lalan oleh Pemkab Muba, BPBD KS dan IDH. Muba merupakan pilot lumbung minyak sawit berkelanjutan melalui beberapa perusahaan yang telah mendapat sertifikasi yurisdiksi RSPO/ISPO. Selain itu Muba memiliki banyak lahan gambut sehingga tata kelola gambut menjadi penting untuk mencegah terulangnya kembali kebakaran pada tahun 2015.
“Ini (CoE) merupakan konsep yang kaya, karena tergabung dari seluruh stakeholder,” pungkasnya.
Turut hadir dalam FGD tersebut diantaranya, Plt Sekda Muba Drs H Apriyadi MSi, Kepala Dinas Pertanian A Thamrin, dari PT Hindoli Joko Pranoto, Rainforest Alliance Rino, Yayasan Permata Harapan Muba Ahmad Syafudin Zuhri, dan Kepala KPHD Lalan, Mangsang, Mendis Herman.#arf