Home / Headline / Tetap Menolak Syamsul Bahri, Muzakir Ancam Mundur dari Golkar

Tetap Menolak Syamsul Bahri, Muzakir Ancam Mundur dari Golkar

Pertemuan tim Pilkada DPD Partai Golkar Sumsel dengan kader dan pengurus harian DPD Partai Golkar Muaraenim.

Muaraenim, BP–Gejolak di kalangan kader Partai Golkar Muaraenim yang menolak rekomendasi tim Pilkada DPD Partai Golkar Sumsel soal Cabup Muaraenim dari Partai Golkar Muaraenim terjawab sudah. Sampai saat ini ternyata DPP Partai Golkar belum merekomendasikan apalagi mengeluarkan surat keputusan untuk Dr Ir H Syamsul Bahri sebagai Cabup Muaraenim dari Partai Golkar.

Penegasan itu disampaikan Ketua Tim Pilkada DPD Partai Golkar Sumsel Yansuri ketika melakukan pertemuan dengan kader, pengurus harian DSPD Golkaer Muaraenim, pengurus AMPG dan  organisasi sayap DPD Partai Golkar Muaraenim lainnya pada Kamis (14/9) petang.

Rapat yang dipimpin langsung Ketua DPD Partai Golkar Muaraenim Ir H Muzakir Sai Sohar itu berlangsung di gedung DPD Partai Golkar. Dalam pertemuan itu, tim Pilkada DPD Partai Golkar yang datang selain Yansuri, juga Herpanto (Sekretaris DPD Partai Golkar Sumsel), H Abadi B Darmo SH, Yulizar Dinoto, serta H Medi Basri dan sejumlah pengurus DPD Golkar Sumsel lainnya.

Dari DPD Partai Golkar Muaraenim hampir seluruh pengurus harisn hadir, di antaranya Dani Efendi (Sekretaris), Yeferson (Bendahara), Drs M Aminullah (Wakil Ketua), serta Ersangkut, Adriansyah, SE, Suhaidi Solihi dan Riasan Syahri, SH, dan pengrus harian lainnya. Kemudian Ketua dan Sekretaris AMPG Muaraenim Adi Zulistian, SH dan Ahmad Solihin serta Fraksi Partai Golkar DPRD Muaraenim.

Menurut Yansuri, DPP Partai Golkar baru pada tahap melihat hasil survei kandidat Cabup Muaraenim. Belum merekomendasikan ataupun mengeluarkan SK Cabup yang akan diusung. “Jadi sampai hari ini DPP Partai Golkar belum merekomendasikan Syamsul Bahri. Memang dari hasil survei yang dilakukan versi DPP Partai Golkar, nama Syamsul Bahri surveinya yang tertinggi,” jelasnya.

Penetapan nama Cabup Muaraenim yang akan diusung Partai Golkar masih membutuhkan waktu lama. Diperkirakan pada bulan November atau bulan Desember

Sementara itu, Ketua DPD Partai Golkar Muaraenim Ir H Muzakir Sai Sohar dalam rapat tersebut memberikan penegasan sebagai suplemen bagi para Tim Pilkada Provinsi Sumsel. Suplemen yang disampaikan tetap menolak nama Dr Ir H Syamsul Bahri diusung Partai Golkar sebagai Cabup Muaraenim.

“Jika Partai Golkar tetap mengusung nama Syamsul Bahri sebagai Cabup Muaraenim dari Partai Golkar, maka dengan ini saya tegaskan saya akan mundur dari Partai Golkar,” tegas Muzakir.

Karena, lanjut Muzakir, dia sudah puluhan tahun memimpin Partai Golkar. Bahkan dia juga mengungkapkan kekecewaannya pada Partai Golkar pada Pilkada Bupati Muaraenim tahun 2008. Dia selaku kader partai Golkar  mencalonkan diri berpasangan dengan H Kalamudin, tetapi tidak didukung partai Golkar.

Saat itu Partai Golkar malah mengusung calon lain. Namun pada pertarungan Pilkada tersebut, dia yang memenangkannya bersama Kalamudin. “Kami tidak ingin kejadian Pilkada 2008 terulang kembali,” tegasnya.

Penegasan yang disampaikan Muzakir, memperkuat penolakan yang disampaikan kader Partai Golkar pada seation tanya jawab dalam rapat tersebut. Seluruh kader sepakat menolak Syamsul Bahri sebagai Cabup Muaraenim yang akan diusung Partai Golkar.

Para kader juga siap memberikan hasil survei pembanding kepada Tim Pilkada DPD Partai Golkar Sumsel. Karena para kader meragukan hasil survei yang telah diterima tim Pilkada DPD Partai Golkar Sumsel maupun tim Pilkada DPP Partai Golkar.#nur