Ultimate magazine theme for WordPress.

Berkas Kasus Pungli Disdik Sumsel Sudah di Jaksa

dokumen/BP

Palembang, BP–Penyidik Direktorat Reserse Kriminal Khusus Polda Sumsel telah melimpahkan berkas empat tersangka kasus pungutan liar (pungli) di Dinas Pendidikan (Disdik) Sumsel ke Kejaksaan Tinggi Sumsel.

Direktur Reskrimsus Polda Sumsel Kombes Pol Rudi Setiawan mengatakan pihaknya telah melakukan tahap satu, berupa pelimpahan berkas empat tersangka yang terjaring operasi tangkap tangan tersebut pada 8 September lalu.

“Saya akan terus berkoordinasi (dengan kejaksaan-red) supaya bisa segera tahap dua, yakni pelimpahan tersangka. Saat ini (berkas-red) masih dalam penelitian (jaksa-red).

Baca Juga:  Tak Cair Tanpa Pelicin

Rudi menegaskan, empat tersangka tersebut terjerat dalam dua perkara. Perkara suap sertifikasi tunjangan profesi guru dan suap proyek pemeliharaan gedung.

Keempatnya disangkakan melanggar Pasal 12 huruf B dan atau pasal 11 Undang-undang nomor 20 tahun 2001 tentang pemberantasan tindak pidana korupsi dengan ancaman hukuman maksimal 20 tahun penjara dan denda Rp1 miliar.

Seperti diketahui, sebelumnya Polda Sumsel melakukan OTT di Dinas Pendidikan Sumsel pada 20 Juli lalu. Empat PNS ditetapkan sebagai tersangka, yakni Staf Operator Bidang Pendidik dan Tenaga Kependidikan (PTK) Disdik Sumsel Asni, Kepala Bidang Pendidik dan Tenaga Pendidik Syahrial Effendi.

Baca Juga:  Demi Guru Honor, PGRI Palembang Minta Mendikbud Angkat Guru Honor Jadi PNS Sesuai Masa Pengabdian

Kemudian Kasi PTK SMA Kusdinawan, serta Staf Bidang Pendidik dan Tenaga Kependidikan Disdik Sumsel bernama Widodo.

Tersangka Kusdinawan dan Asni terjerat kasus OTT pungli sertifikasi guru dengan barang bukti puluhan juta rupiah, uang tanda terima kasih para guru yang hendak mengurus sertifikasi tunjangan profesi.

Sementara tersangka Syahrial dan Widodo terjerat dalam kasus gratifikasi rehabilitasi gedung kantor di Dinas Pendidikan Sumsel dengan nilai proyek sebesar Rp145 juta.

Baca Juga:  Sumsel Pecahkan Emas Perdana di Popnas Semarang

Kepala Dinas Pendidikan Sumsel Widodo sempat dua kali menyambangi Mapolda Sumsel untuk diperiksa sebagai saksi dua perkara suap di tubuh instansi yang dipimpinnya tersebut. # idz

 

Jangan Lewatkan
Komentar Anda
Loading...