Ultimate magazine theme for WordPress.

APBD Perubahan Sumsel 2017 Disetujui DPRD Sumsel

Palembang , BP

Penandatangan keputusan bersama persetujuan Rancangan Peraturan Daerah (Raperda), atas perubahan APBD tahun anggaran 2017 antara Gubernur Sumsel H Alex Noerdin dan Ketua DPRD Sumsel HM Giri Ramanda N Kiemas, Kamis (31/8).

Lima komisi DPRD Sumatera Selatan (Sumsel) akhirnya menyetujui Anggaran Pendapatan Dan Belanja Daerah (APBD) perubahan (P) tahun anggaran 2017.
Persetujuan APBD perubahan Sumsel tahun anggaran 2017 itu disampaikan komisi-komisi pada rapat paripurna XXXII DPRD Sumsel pembicaraan tingkat kedua dengan agenda penyampaian laporan hasil pembahasan dan penelitian komisi-komisi terhadap APBD P Provinsi Sumsel tahun Anggaran 2017, permintaan persetujuan dari Anggota DPRD secara Lisan oleh Pimpinan Rapat Paripurna, Kamis (31/8).
Rapat paripurna dipimpin Ketua DPRD Sumsel HM Giri Ramanda N Kiemas didampingi jajaran Wakil Ketua juga dihadiri para undangan, SKPD Sumsel dan dihadiri Gubernur Sumsel Alex Noerdin, Kamis (31/7).

Komisi II DPRD Sumsel melalui juru bicaranya Drs. H. Gani Subit, MM mengatakan, setelah melakukan pembahasan dan penelitian terhadap perubahan APBD Tahun Anggaran 2017, Komisi II DPRD Provinsi Sumsel menerima dan memahami perubahan APBD Provinsi Sumsel Tahun Anggaran 2017 tersebut.
“Semoga laporan hasil pembahasan dan penelitian Komisi DPRD Provinsi Sumsel dapat dijadikan pertimbangan dalam mengambil keputusan lebih lanjut,” katanya.
Sedangkan juru bicara Komisi III DPRD Sumsel, H Ardhani Awam mengatakan, target pendapatan daerah Sumatera Selatan tahun anggaran 2017 semula direncanakan sebesar Rp8,19 triliun dalam perubahan menjadi Rp8,91 triliun bertambah Rp716,36 miliar atau 8,74 persen.

Baca Juga:  Begal Sadis Ditembak Polisi
Penandatangan keputusan bersama persetujuan Rancangan Peraturan Daerah (Raperda), atas perubahan APBD tahun anggaran 2017 antara Gubernur Sumsel H Alex Noerdin dan Ketua DPRD Sumsel HM Giri Ramanda N Kiemas, Kamis (31/8).

Sedangkan total belanja daerah provinsi Sumsel pada APBD tahun 2017 semula dianggarkan Rp6,84 triliun pada APBD perubahan menjadi Rp7,10 triliun bertambah sebesar Rp264,50 miliar atau 3,86 persen.
Dan untuk pembiayaan daerah terdiri atas penerimaan pembiayaan daerah dimana targetnya pada 2017 sebesar Rp25 miliar pada APBD perubahan menjadi Rp64,85 miliar bertambah Rp39,85 miliar atau 159,44 persen.
Dan untuk target pengeluaran pembiayaan daerah pada APBD tahun 2017 sebesar Rp1,37 triliun pada APBD perubahan menjadi Rp1,86 triliun bertambah sebesar Rp491,72 miliar atau 35,76 persen.
Setelah melakukan penelitian dan pembahasan secara seksama terhadap rancangan peraturan daerah APBD perubahan 2017 maka komisi III dapat memahami dan sepakat terhadap raperda itu dengan segala perubahannya untuk ditetapkan menjadi perda provinsi Sumsel,” katanya.
Hal serupa dikemukakan Komisi IV DRD Sumsel. “Komisi IV dapat menerima dan memahami raperda provinsi Sumsel tahun anggaran 2017 tentang perubahan APBD tahun 2017 dengan perbaikan dan penyempurnaan sesuai ruang lingkup bidang tugas komisi IV,” kata juru bicara Komisi IV DPRD Sumsel, H Surip Januarto.
Hal yang sama juga disampaikan masing-masing juru bicara Komisi V dan komisi I DPRD Sumsel.
“Komisi V dapat menerima dan memahami raperda tentang perubahan APBD Sumsel tahun 2017 dalam ruang lingkup tugas komisi V,” kata juru bicara komisi V DPRD Sumsel, H Askweni.
Acara dilanjutkan dengan penandatangan keputusan bersama persetujuan Rancangan Peraturan Daerah (Raperda), atas perubahan APBD tahun anggaran 2017 antara Gubernur Sumsel H Alex Noerdin dan Ketua DPRD Sumsel HM Giri Ramanda N Kiemas.

Baca Juga:  Perpres LRT Keluar, Sumsel Dahului DKI
Penandatangan keputusan bersama persetujuan Rancangan Peraturan Daerah (Raperda), atas perubahan APBD tahun anggaran 2017 antara Gubernur Sumsel H Alex Noerdin dan Ketua DPRD Sumsel HM Giri Ramanda N Kiemas, Kamis (31/8).

Dalam kata sambutannya Gubernur Sumsel H. Alex Noerdin menjelaskan, Raperda tersebut akan diserahkan kepada Kementerian Dalam Negeri untuk di evaluasi hingga pada saatnya dapat segera ditetapkan menjadi Peraturan Daerah.
“Dengan keyakinan niat tulus ikhlas juga tekat yang kuat insya Allah program kegiatan yang telah ditetapkan dalam perubahan APBD 2017, dapat dilaksanakan secara berhasil guna dan berdaya guna,” katanya.

Baca Juga:  Cek Molek, Anggota PMI di Perang Lima Hari Lima Malam, Tak Gentar Mengobati Korban Ditengah Perang
Suasana rapat paripurna DPRD Sumsel, Kamis (31/8)

Selain itu catatan-catatan dari setiap komisi dalam laporannya, akan ditindaklanjuti dalam penyempurnaan perubahan APBD provinsi Sumsel. Yang paling penting itu adalah walaupun APBD hanya 8,9 triliun karena efisiensi di segala bidang, tapi bisa menarik investasi dari luar itu yang bisa menutup kekurangan. #osk

Jangan Lewatkan
Komentar Anda
Loading...