Ultimate magazine theme for WordPress.

TMC Terus Digalakkan

BP/DUDY OSKANDAR
Staf Khusus Gubernur Sumsel Bidang Penanggulangan Bencana Alam H Yulizar Dinoto, SH didampingi Wadansatgas siaga Karhutla Sumsel yang juga Plt Kepala BPBD Sumsel H Iriansyah

Palembang, BP–Staf Khusus Gubernur Sumsel Bidang Penanggulangan Bencana Alam H Yulizar Dinoto, SH didampingi Wadansatgas siaga Karhutla Sumsel yang juga Plt Kepala BPBD Sumsel H Iriansyah mengatakan, kalau pihaknya terus melakukan Tehnologi Modifikasi Cuaca (TMC) yang terus di galakkan dengan menggunakan NHCL.
“Kita berusaha secepatnya agar hujan itu jatuh diwilayah Sumsel dengan menggunakan TMC, untuk kita membahasi wilayah-wiayah gambut dan wilayah-wilayah mineral agar jangan mudah terbakar, karena sekarang ini secara teori kita dalam kondisi cuaca panas, “ katanya ketika ditemui di ruang kerjanya, Rabu (30/9)
Masalah hujan yang terjadi bulan-bulan ini menurutnya, sebagian proses tehnologi dan kehendak Allah SWT dan ini terus di galakkan sampai datang musim hujan pada pertengahan Oktober 2017.
“TMC hujan bisa di modif di wilayah-wilayah tertentu yang rawan kebakaran misalnya OKI, OI, Palembang, Muba, Banyuasin dan Pali yang sebagian gambut dan sebagian mineral, sebagian wilayah-wilayah Pagaralam , Empat Lawang , kalau hujan ini di modifikasi lalu terjadi hujan dan itu memang kehendak Allah SWT alhamdulilah khan dengan hujan masyarakat itu minimal tidak melakukan proses pembakaran hutan dan lahan , karena gambut masih basah, lahan basah,” katanya.
Pihaknya berharap, disisa waktu musim kemarau di bulan-bulan ini bisa di atasi dengan kerjasama antara TNI, Polri, masyarakat peduli api, pemerintah daerah, kabupaten mulai desa, camat hingga bupati dan pihak swasta untuk sama-sama bahu membahu untuk menekan sekecil-kecilnya terjadinya kebakaran hutan dan lahan di Sumsel ini.
“Kita menyiagakan satu helikopter 212 milik BPPT berkerjasama dengan BPBD Sumsel, untuk sementara kita pakai satu helikopter karena awan-awan berpotensi hujan cukup banyak di Sumsel tinggal dimodifikasi untuk jatuh hujan itu diwilayah Sumsel ini, itulah proses modifikasi itu menjatuhkan hujan pada wilayah yang kita inginkan tapi seizin Allah SWT dengan proses tehnologi dan selama ini apa yang kita lakukan efektif dan yang mengepalai ini Dr Seto Handoko, ahli modifikasi cuaca dari BPPT, “ katanya.
Dan menurutnya, dari tanggal 7 Juni 2017 sampai sekarang sudah 90 ton NHCL yang ditumpahkan keawan yang berpotensi hujan di Sumsel.
“Karena Gubernur Sumsel H Alex Noerdin sudah siaga karhutla sejak Februari 2017 sampai Oktober 2017 , ini kelebihan Alex Noerdin yang lain belum dan berkerjasama dengan dikoordinir Dandrem 044 Gapo sebagai bagian darat dan bagian udara di pimpin Danlanud Palembang dan melibatkan TNI/Polri, masyarakat peduli api, pemerintah daerah, kabupaten mulai dari desa, Camat hingga Bupati dan pihak swasta,” katanya.
Wadansatgas siaga Karhutla Sumsel yang juga Plt Kepala BPBD Sumsel H Iriansyah mengatakan, pihaknya rutin melakukan pemantauan udara jika melihat titik hot spot lalu di poto kirim ke posko lalu minta heli untuk water bombing.#osk

Baca Juga:  Ponpes Muqimus Sunnah Bangun Kampus 3

 

Jangan Lewatkan
Komentar Anda
Loading...