Ultimate magazine theme for WordPress.

Lury Berikan Penyuluhan Bahaya Narkoba pada Pelajar SMAN 18

BP/SUGIARTO
PENYULUHAN: Duta Anti Narkoba Sumsel Lury Elza Alex Noerdin saat memberikan penyuluhan bahaya narkoba di SMA Negeri 18 Palembang, Rabu (30/8).
Palembang, BP
Derasnya perkembangan narkoba yang menyasar kepada siapa pun termasuk kaum terdidik pelajar membuat Duta Anti Narkoba Sumsel Lury Elza Alex Noerdin terus getol memberikan penyuluhan kepada generasi muda.
Setelah pekan lalu, putri bungsu Gubernur Sumsel Alex Noerdin memberikan sosialisasi bahaya narkoba kepada ratusan siswa SMK Negeri Sumsel, kali ini Lury kembali memberikan penyuluhan kepada ratusan pelajar SMA Negeri 18 Unggul Palembang.
Dihadapan ratusan pelajar dan para guru, Lury berpesan bahwa pelajar adalah generasi muda yang masih memiliki masa depan panjang. Apalagi, dengan perkembangan gadget yang bisa menjadi peluang ilmu dan bisa jadi tantangan.
“Yang paling penting adalah pergaulan lingkungan. Jika lingkungan dan pergaulan baik, apalagi komunitas yang positif maka pelajar juga akan menjadi pribadi yang baik,”ujar Lury Elza Alex Noerdin saat memberikan penyuluha kepada ratusan siswa SMA Negeri 18 Palembang, Rabu (30/8).
Sambung Lury bahwa selain pergaulan bahwa dirinya berpesan agar pihak sekolah terus menggelar kegiatan-kegiatan edukasi yang mampu membentuk karakter siswa akan mas depan.
“Kita melihat kegiatan baik lomba maupun penampilan di SMA Negeri 18 Palembang sangat baik dan bermanfaat bagi pelajar. Tidak hanya kita saja yang mensosialisasikan ke sekolah, akan tetapi beberapa kalangan seperti media cetak maupun media elektronik pun harus ikut mensosisalisasikan bahaya narkoba,” katanya.
Penggunaan tinggi narkoba ini, Lury menyebut selain pergaulan biasanya dilatari faktor ekonomi dan tidak ada lapangan pekerjaan serta lingkungan disekitar. Semua itu berkaitan. “Makanya kami himbau mereka agar menjauhi bahaya tersebut, sebab data yang kami peroleh pelajar dan Mahasiswa sangat tinggi akan terkena dampak bahaya narkoba,” jelasnya.
Pihaknya hanya sebagai Duta untuk mensosialisasikan dan pencegahan sementara bagian penindakan adalah ranah kepolisian.
Berdasarkan pantauan, ratusan pelajar pun antusias mengikuti penyuluhan. Bahkan mereka aktif bertanya dan menjawab.
Salah satu siswa SMA Negeri 18 Palembang yang menjadi duta di sekolahnya mengatakan bahwa pihak sekolah memang terus mewanti-wanti untuk menjauhi apa itu narkoba. Pasalnya, imbasnya akan berdampak bukan hanya merusak masa depan tapi membuat kecewa orang tua.
“Kami sering diutus sekolah untuk pelatihan, kemudian hasilnya kita juga sosialisasikan ke teman-teman. Artinya, kita harus menjadi duta bagi teman maupun keluarga kita,”terangnya.
Sementara itu, Kepala SMA Negeri 18 Palembang ‎Dra Hj Asmuniah mengatakan bahwa civitas disekolahnya masuk dalam zero narkoba. Sehingga diharapkan predikat ini tak diciderai dengan siswa yang mengkonsumsi narkoba.
Meskipun zero narkoba, Asmuniah tak kemudian tak was-was dengan siswanya. Pasalnya, perkembangan narkoba bisa menyasar siapapun, apalagi bagi mereka yang sedang kondisi pergaulan bebas, banyak masalah dan lain sebagainya. “Makanya, kita juga punya duta anti narkoba sekolah. Tujuannya juga untuk mengingatkan teman-temannya,”jelasnya.
Tak lupa, dirinya mengucapkan terima kasih  karena duta anti narkoba Sumsel Lury Noerdin sudah menyempatkan datang untuk memberikan penyuluhan kepada para siswanya “Kita berharap apa yang disampaikan beliau (Lury-red)  bisa bermanfaat baik kepada pelajarnya maupun bagi para guru. Kita tahu saat ini banyak pelajar sampai menggunakan narkoba. Nah ini lah yang harus dicegah,”pungkasnya. #sug
Baca Juga:  Kunjungi Kota Pempek, Artis Film Anak Garuda Motivasi Siswa SMKN 5 Palembang
Jangan Lewatkan
Komentar Anda
Loading...