Ultimate magazine theme for WordPress.

Bapenda dan Samsat Sumsel Maksimalkan Penerimaan Pajak Kendaraan

Pembina Samsat H Marwan Fansuri beserta AKBP Doni Eka Syahputra, Sik dan Rafie kasi Humas JR menyaksikan penandatanganan kerja sama dengan BP Batam di Aula Bapenda Prov Sumsel, Kamis ( 24/8).
Palembang, BP–Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Pemprov Sumsel tampaknya tak main-main dalam menggali potensi pendapatan daerah dari zektor  pajak kendaraan bermotor baik roda dua maupun roda empat.
“Langkah ini dilakukan untuk memaksimalkan potensi penerimaan pajak kendaraan bermotor atau PKB, terutama yang menunggak pembayaran,” kata Kabanpenda Provinsi Sumsel H Marwan Fansuri, SSos, MM.
Untuk meningkatkan pendapatan pajak daerah dari  sektor PKB dan BBNKB, Banpenda Sumsel bersama  Samsat  (Sistem Administrasi Satu Atap) akan menginventarisir seluruh data wajib pajak kendaraan bermotor yang tertunggak atau belum bayar pajak khususnya pajak kenderaan pemilik kendaraan bermotor kategori kendaraan mewah termasuk pajak kendaraan dinas yang digunakan oleh institusi pemerintah daerah dan yang digunakan pejabat daerah dan para pengusaha serta orang kaya yang ada di wilayah Sumsel.
Secara terpisah AKBP Donni Eka Syahputra, SIk,Msi, Kasubdit Ditlantas Polda Sumsel, melalui Kompol Irwan Andestam, Sikp selaku Kasi STNK Ditlantas Polda Sumsel menjelaskan akan mensupport kegiatan tersebut setelah data penunggak pajak kendaraan bermotor fix terinventarisis oleh tim Banpenda Prov Sumsel akan siap turun bersama sama melaksanakan door to door ke rumah wajib pajak yang tertunggak membayar pajak kenderaaanya baik roda 4 khususnya kategori Mobil Mewah. maupun kenderaan Roda 2 diatas 500 cc keatas karena pasti jelas jika tertunggak pajak kendaraannya dimaksud dipastikan STNK kenderaan tersebut pastinya belum disyahkan  STNK Tahunannya yang tentunya PNBP (Penerimaan Negara Bukan Pajak) dalam hal ini pengesahan  STNK yang dikenakan biaya berdasarkan PP 60 Tahun 2017 pasti juga tertunggak berdasarkan itulah kami tim Samsat akan bersinergi termasuk bersama Jasa raharja dan Bapenda prov. Sumsel  akan melaksanakan Door to door yang merupakan program Dirlantas Polda Sumsel dalam waktu dekat secara acak dan berkesinambungan akan kita laksanakan  ujar Kompol Irwan andeta.
Dilanjutkan Herryandi Sinulingga Kepala Uptb /samsat PLG II dan Alkala Zamora kepala Uptb/Samsat PLG I Saat ini kami fokus menginventaris data kenderaan bermotor baik R.2 dan R.4 yang masuk kategori kenderaan mewah, Kategori kenderaan Roda 4 masuk kategori Mewah Harga Kenderaan on the road  diatas RP 300 jutaan dan untuk kenderaan  Roda 2 dengan kapasitas mesin kenderaan 500 cc keatas dan Dalam waktu dekat data dimaksud digunakan sebagai dasar penagihan tunggakan pajak kenderaan,  tunggakan sumbangan wajib Jasa Raharja dan tunggakan Penerimaan Negara wajib Pajak (PNBP) sebagai acuan Tim Samsat secara bersama sama dan saat penagihan door to door dimaksud Samling ikut serta sehingga wajib pajak dapat terlayani dengan baik dan dapat langsung membayar pajak kenderaaanya yang tertunggak ujar Lingga.#seg
Baca Juga:  Sumsel Catat Kenaikan Pendapatan dari PKB dan BBNKB
Jangan Lewatkan
Komentar Anda
Loading...