Ultimate magazine theme for WordPress.

Harus Dibayar Mahal

Pemain SFC Hilton Moreira dijegal pemain Bhayangkara FC dalam laga di Stadion Patriot Bekasi.

Palembang, BP

Main menekan tak cukup buat menang, kelengahan dan terlalu fokus menyerang membuat Sriwijaya FC kalah 1-2 dari Bhayangkara FC.

Sriwijaya FC gagal mencuri poin di kandang Bhayangkara FC, setelah kalah tipis 1-2 di Stadion Patriot, Bekasi, Minggu (20/8).

Dalam laga ini sebenarnya SFC bermain menekan, Laskar Wong Kito beberapa mengancam jala tim berjuluk The Guardian.

“Di pertandingan tadi, SFC bermain cukup bagus. Banyak peluang kita ciptakan,” kata winger Nur Iskandar, Minggu (20/8).

Namun, dia bersama rekan-rekannya sempat lengah, karena terlalu asyik menyerang. SFC ingin mencetak gol dan memenangkan pertandingan.

Baca Juga:  Remaja Zaman Now Harus Hargai Sejarah

Dalam situasi ini, tim tamu memanfaatkan hal itu. Kelengahan SFC berbuah mimpi buruk karena Spasolojovic berhasil mencetak gol.

“Kita lengah dimenit krusial, itu buat kita kalah,” ucap mantan pemain Semen Padang ini.

Masih kata Nur, di laga ini dia bersama rekan-rekannya sudah kerja keras untuk dapat memenangkan pertandingan.

Dia bersama rekan-rekannya beberapa kali merepotkan pertahanan

“Tapi kita kurang beruntung, meski menyerang kita tetap kalah,” ujarnya.

Sementara itu, striker Bhayangkara FC Spasolojevic yang menjadi pahlawan dalam laga ini, karena berkat golnya timnya menang, mengatakan, dia sangat senang karena dalam laga melawan SFC berhasil mencetak satu gol dan satu assist.

Baca Juga:  Waspadai Mantan SFC

“Debut saya lawan Perseru tapi 30 menit dan main dari awal, tapi saya lebih puas saat ini,” katanya.

Namun ia menekankan, jika kesenangan yang ia rasakan bukan saja karena bisa menyumbang satu assist dan satu gol, tapi karena Bhayangkara FC berhasil menang.

Kemenangan ini membuat Bhayangkara FC tetap berada di posisi runner up dengan 37 poin. The Guardian tetap konsisten bersaing dengan Persipura yang sekarang dipuncak klasemen dan Bali United di posisi ketiga dalam memperebutkan tropi juara Liga 1.

“Jadi yang paling penting Bhayangkara FC tetap di peringkat teratas,” ucapnya.

Baca Juga:  Sriwijaya FC Bersua Arema di Perempatfinal Piala Presiden

Spaso menyebut, dia sangat ingin mengangkat tropi juara Liga 1. Peluang itu sangat besar bersama Bhayangkara FC.

“Saya selalu ingin juara, seperti tahun lalu di Malaka United dan tahun sebelumnya bersama Persib,” ujarnya.

Dengan permainan yang kompak di Bhayangkara FC, ia percaya target itu bisa ia capai. Musim ini, Spaso sangat yakin timnya dapat keluar sebagai juara.

Tapi, dia bersama rekan-rekannya harus konsisten dalam setiap pertandingan. Dia bersama rekan-rekannya harus menyapu bersih laga kandang dan minimal tak kehilangan poin di laga tandang. #zal

Jangan Lewatkan
Komentar Anda
Loading...