Indosat Ooredoo Dukung Pesantren Digital di Sumsel

143

MOU PESANTREN DIGITAL — Pimpinan Ponpes Aulia Cendekia Hendra Zainuddin dan Pimpinan PT Indosat Ooredoo di Pesantren Aulia Cendekia, pada penandatanganan MoU antara Forum Pondok Pesantren Sumsel dan PT Indosat Ooredoo di Palembang, Selasa (15/8).

Palembang, BP–PT Indosat Ooredoo mendukung penuh konsep pesantren digital yang digagas oleh Forum Pondok Pesantren Sumsel. Penandatanganan kerja sama pesantren digital dilakukan antara PT Indosat Oordedoo dan Forppess di Masjid Pesantren Aulia Cendekia, Talang Jambi, Palembang, Selasa (15/8).

Naskah kerja sama ditandatangani oleh Ketua Forppess Ustadz Susi Indrawanto dan Group Head PT Indosat Ooredoo Fuli Humairoh. Turut menyaksikan dari Indosat,  Division Head Indirect Channels Riniwaty Sinaga, Manajer Sales Engineer Lutfiah Eko Rohmami, dan Indirect Channels Sumbagsel Aria Pratama. Selain Pimpinan Ponpes Aulia Cendekia, Ustadz Hendra Zainuddin juga dari anggota Forppess turut menyaksikan.

Dengan penandatanganan MoU ini, Hendra menjelaskan, bahwa ponpes di Sumsel harus menjawab tantangan ini, agar ponpes bisa memanfaatkan teknologi informasi untuk kemajuan umat. Pada kesempatan itu, Hendra mengatakan, kerja sama dengan Indosat ini awal dari masuknya teknologi yang memanfaatkan internet untuk peningkatan kualitas pesantren.

Baca:  Indosat Tambah Kapasitas Jaringan

“Kita mengharapkan kepada pihak stakeholder agar dapat memberikan percepatan dalam mempersiapkan untuk menggunakan konsep pesantren digital ini,” ujar Hendra. Hendra berharap pada tahap awal, di Ponpes Aulia Cendekia sudah bisa dieksekusi terutama dalam penggunaan internet dan edukasi terhadap guru serta santri.

Pada bagian lain Group Head PT Indosat Ooredoo Fuli Humairoh, menjelaskan, peran dari perusahaan telekomunikasi Indosat agar mendukung dunia pendidikan, salah satunya pendidikan di pondok pesantren. Edukasi pemanfaatan tekonologi informasi sangat penting agar penggunaan teknologi itu memberikan kebaikan bukan sebaliknya. Fuli berharap dengan adanya MoU ini PT Indosat akan mensupport sesuai dengan kebutuhan dari ponpes. Pihaknya berharap agar pengurus Ponpes dapat menyampaikan permasalahan dan kebutuhan terkait dengan support konsep pesantren digital ini.

Baca:  Pembelian Token Games Dipermudah

“Karena setiap ponpes sudah pasti mengalami hal yang beda dan tingkat kebutuhan juga beda,” ujar Fuli. Oleh karena itu dalam kontek jaringan internet dulu harus dilihat sampai dimana tingkat jaringan dan kebutuhan dari ponpes, setelah itu masuk dalam konsep aplikasi yang dibutuhkan. Mungkin butuh untuk pelayanan web atau pelayanan akademik dan sampai pada tingkat proses belajar mengajar.

Daam dialog antara pengurus Ponpes dan Indosat, umumnya pemimpin Ponpes sangat setuju dengan dibukanya akses penggunaan jaringan melalui Indosat. Pada bagian lain Division Head Indirect Channels Riniwaty Sinaga, menjelaskan, pengunaan informasi melalui PC, laptop atau pun android bisa diatur dan dikontrol. “Artinya hal yang negatif bisa disetting agar tidak dimasukkan dalam sistem yang digunakan di pesantren,” ujar Rini.

Baca:  IM3 Ooredoo Tawarkan Paket Nelpon Sepuasnya

Pengertian ponpes digital, pada dasarnya bagaimana memanfaatkan teknologi internet untuk meningkatkan pencapaian tujuan pendidikan di ponpes. Dari pelayanan akademik sampai materi pelajaran di ponpes. Karena belajar materi apa pun bisa didesain dan memanfaatkan teknologi informasi. “Ke depan apa yang menjadi kebutuhan ponpes bidang teknologi informasi, bisa didiskusikan dengan tim Indosat dan selanjutnya dapat bersinergi,” tutup Rini.#fir