Ultimate magazine theme for WordPress.

Pantau Kebakaran Lahan, Perusahaan Diimbau Punya Drone

Banyuasin, BP
Dibandingkan dengan tahun-tahun sebelumnya kebakaran hutan dan lahan (Karhutlah) di Banyuan turun drastis bahkan nyaris zero titik api.
Kepala BPBD Banyuasin Instalasi mengatakan, titik api jauh menurun dibanding kemarau musim lalu. Namun dia tidak memungkiri beberapa minggu lalu terjadi kebakaran hutan di Lahan sawit perusahaan kawasan Banyuasin dan beberapa titik di Lahan gambut. “Titik api di Banyuasin nyaris zero, kalaupun ada, tim penanggulangan Karhutlah langsung sigap bertindak. Sepanjang 2017 ini paling banyak terpantau 3 titik api,” katanya.
Indra melanjutkan, jauh hari sebelum memasuki musim kemarau, Pemkab Banyuasin bersama TNI dan Polri telah melakukan sosialisasi di segala lini. Mulai dari tingkat pelajar, pemuda, tokoh, masyarakat, tokoh agama dan semua warga di Banyuasin. “Kami juga telah bentuk tim peduli api di setiap desa guna menghindari kebakaran,” katanya.
Selain itu, pihak perusahaan juga diminta berperan aktif dalam menjaga lahan dan cepat tanggal apabila terjadi kebakaran. “Pemerintah telah tandatangan MoU dengan perusahaan perkebunan di Banyuasin terkait pencegahan dan penanggulangan karhutlah ini,” katanya.
Bahkan setiap perusahaan diwajibkan memiliki peralatan penanggulangan Karhutlah dan tim khusus penjinak api. “Alhamdulillah semua mendukung,  bahkan selalu siaga nila terjadi kebakaran lahan,” katanya.
Sementara itu Kapolres Banyuasin AKBP Andri Sudarmadi menegaskan, dari segi penegakan hukum pihaknya akan menindak tegas para pelaku pembakaran hutan. Baik itu dikalangan warga pribadi, apalagi perusahaan perkebunan.  “Jangan kan yang sengaja membakar lahan, kalau ada perusahaan yang melakukan pembiaran atau tidak bertindak ketika terjadi kebakaran juga bisa ditindak,” katanya.#mew
Baca Juga:  Bakar Lahan, Warga Kena Hukuman
Jangan Lewatkan
Komentar Anda
Loading...