Ultimate magazine theme for WordPress.

Ajak Pergunu Pahami Nilai Pancasila

Palembang, BP

BP/DUDY OSKANDAR
CINDERAMATA-Sekretaris FPK Sumsel Ahmad Marzuki menyerahkan kenang-kenangan kepada Plt Sekda Sumsel Joko Imam Sentosa, Sabtu (29/7).

Forum Pembauran Kebangsaan (FPK) Sumsel mengajak Persatuan Guru Nahdlatul Ulama (Pergunu) lebih memahami arti Pancasila, dengan menggelar seminar kebangsaan bertema ‘Penegakan Falsafah Pancasila di atas Kepentingan Kelompok dan Golongan’ di Graha Bina Praja (Auditorium) Pemprov Sumsel, Sabtu (29/7). Kegiatan ini dihadiri Pelaksana Tugas Sekretaris Daerah Provinsi Sumsel Joko Imam Sentosa, Anggota DPD RI Siska Marleni, Ketua PWNU Sumsel KH Amri Siregar, Kaban Kesbangpol Provinsi Sumsel Richard Cahyadi, Ketua Panitia Abdul Haris, dan FPK Sumsel Ahmad Marzuki.

“Jadi FPK sesuai dengan agenda rutinnya melaksanakan seminar, konsolidasi, sosialisasi sesuai AD/ART FPK Sumsel, melaksanakan pemberitahuan atau kampanye tentang Pancasila. Ini salah satu kegiatannya dengan menggelar seminar kebangsaan yang biasanya kami bekerjasama dengan Pemuda NKRI, namun kali ini dengan dengan Persatuan Pergunu,“ kata Ahmad Marzuki.

Menurutnya, Pergunu merupakan sebuah organisasi guru-guru di dunia kependidikan dan diharapkan ke depan Pancasila bisa meresap dan menjadi penyampaian guru-guru dan murid yang ada di Sumsel, dan yang tergabung dalam organisasi Pergunu.

“Saya secara pribadi harapannya semuanya tetap berjalan kondusif sesuai rencana. Semoga di 2018 kita memilih pemimpin Sumsel, pemimpin kabupaten kota di Sumsel, pemimpin yang benar-benar amanah dan pemimpin yang didukung dan dipilih oleh rakyat, serta pemimpin yang bisa merealisasikan kepentingan rakyat Sumsel,” katanya.

Sedangkan Plt Pemprov Sumsel Joko Imam Sentosa menyampaikan bahwa pemerintah menyambut baik kegiatan ini karena sangat bermanfaat khususnya bagi pemuda untuk menumbuhkan kecintaan dan kebanggaan kepada tanah air bangsa dan negara, serta memperat persatuan dan kesatuan.

“Seminar ini sangat tepat dilaksanakan khususnya bagi para pemuda di Sumsel. Melalui kegiatan ini kita berharap rasa persatuan dan kesatuan bisa terus tumbuh,” harapnya.

Ketua Panitia seminar Abdul Haris menambahkan, seminar ini merupakan agenda rutin bulanan diselenggarakan FPK Sumsel sejak tahun 2016. Menurutnya, kegiatan ini merupakan komitmen menjaga keutuhan empat pilar kebangsaan khususnya di kalangan para pemuda Sumsel.

“Tema yang di ambil ditujukan untuk membangun semangat kebangsaan kepada pemuda sekaligus penekanan empat pilar kehidupan berbangsa dan bernegara, di antaranya Pancasila sebagai dasar dan ideologi negara harus menjadi jiwa yang menginspirasi seluruh pengaturan kehidupan bermasyarakat, berbangsa dan bernegara,” pungkasnya.

Sementara, peserta seminar meliputi para organisasi kepemudaan yang tergabung dalam forum pemuda NKRI Provinsi Sumsel serta para guru dan siswa. Seminar ini menghadirkan beberapa narasumber dengan harapan dapat memotivasi serta membagikan pengalaman kepada peserta seminar tentang pentingnya menjaga keutuhan 4 pilar kebangsaan.

“Pandangan hidup yaitu pandangan dunia atau way of life, yaitu bagaimana cara menjalani kehidupan,” kata Anggota DPD RI Siska Marleni saat menjadi pemateri dalam kegiatan tersebut.

Kaban Kesbangpol Provinsi Sumsel Richard Cahyadi meminta kalangan pemuda melaksanakan nilai-nilai yang terkandung dalam Pancasila, di mana selama nilai-nilai Pancasila sudah banyak luncur di masyarakat terutama di kalangan pemuda.

Sedangkan Ketua PWNU Sumsel KH Amri Siregar mengatakan, dalam kehidupan bernegara di Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI) ini NU sudah tegas menerima dasar Negara Pancasila dan konstitusinya adalah UUD 1945 itu dasar hidup bernegara di NKRI,

“Bahwa kita beragama Islam itu dijamin oleh UU, dalam kaitan itu kalau ada menurut pemerintah ada ormas berbeda dengan dasar kesepakatan bangsa. NU melihat pemerintah melaksanakan tugas untuk mengamankan negara ini kalau tidak ada yang mengamankan negara ini siap lagi,” katanya.

#osk

 

Jangan Lewatkan
Komentar Anda
Loading...