Ultimate magazine theme for WordPress.

Pembangunan Hotel Ibis Picu Kekhawatiran Warga

AKTIVITAS- Meskipun banyak menuai kontra, pembangunan Hotel Ibis tetap dilakukan. Saat ini aktivitas tower crane membuat warga sekitar makin khawatir akan menimbulkan korban jika terjatuh, Kamis (28/7).

Palembang, BP — Pembangunan Hotel Ibis di Jalan Letkol Iskandar terus tuai kotroversi. Belum selesai perbaikan kerusakan fasilitas umum di sekitar pembangunan, kini warga sekitar pun dibuat khawatir dengan aktivitas tower crane.

Salah satu warga sekitar pembangunan, Sutikno mengaku, sangat merasa khawatir dengan aktivitas tower crane pada pembangunan hotel milik PT Thamrin Grup, sebab ketika warga sedang istirahat, alat ini masih saja beraktivitas.

Masyarakat yang berada di kawasan tersebut tetap merasa khawatir, sebab Pemko hanya meminta pihak Ibis melakukan perbaikan kerusakan saja, namun pembangunan masih terus berjalan sampai sekarang.

“Kadang kami takut juga, kalau tiba-tiba pas kami semua istirahat di malam hari dan alat itu jatuh. Pasti ada resiko yang didapat,” katanya, Jum’at (28/7).

Senada, Project Manager PT Delta Baja Masa, Ali mengatakan, beberapa waktu lalu terjadi potongan besi jatuh dari pembangunan hotel yang mengakibatkan atap UPVC menjadi bolong. Selain itu, kondisi tower crane yang melintas pada areal lingkungan sekitar saat beroperasi mengangkat material besi dinilai sangat riskan. “Kita sudah buat BAP kejadian tanggal 22 Juli lalu dan sudah ditandatangani,” jelasnya.

Ali mengatakan, pada lahan parkiran dibelakang pada kendaraan yang terparkir juga sering didapati percikan semen. Kondisi ini membuat pihaknya tidak nyaman sehingga meminta pihak terkait untuk segera mengambil tindakan.

“Kami para pekerja juga merupakan warga yang memiliki hak untuk nyaman dalam bekerja,” tukasnya.

Diketahui, akibat pembangunan hotel di Jalan Letkol Iskandar Kelurahan 15 Ilir Kecamatan Ilir Timur (IT) I itu, drainase sekitar menjadi tersumbat, Jalan Rupit yang berada disamping bangunan mengalami keretakan, belum lagi ada tanah yang amblas setinggi 12 meter pada lahan PT SBA persis disamping pembangunan hotel exs bioskop sanggar.

Begitu juga dengan tiang listrik disekitarnya dalam kondisi miring. termasuk Kantor Pos Polisi 15 Ilir yang bangunannya mengalami pergeseran. Bahkan, sejak akhir Januari lalu pipa air PDAM untuk masyarakat juga pecah. Akibatnya masyarakat tidak mendapatkan air bersih.

Sekretaris Daerah (Sekda) Harobin Mastofa menyebutkan, pihaknya tidak memiliki kewenangan penuh untuk menyetop pembangunan Hotel Ibis, lantaran masih ada pimpinan tinggi di Palembang. “Hanya walikota yang bisa menyetop pembangunan itu,” jelasnya. #pit

Jangan Lewatkan
Komentar Anda
Loading...