4.200 Massa dari Muba Hadiri Pelantikan Dodi-Beni di PSCC

20

Sekayu, BP

Persiapan pelantikan Bupati dan Wakil Bupati Muba terpilih, Dodi-Beni terus dilakukan. Kemarin, Rabu (3/5), digelar rapat kedua untuk menyiapkan acara tersebut. Diketahui Pemerintah Kabupaten Muba akan memobilisasi 4.200 orang untuk menghadiri pelantikan Bupati dan Wakil Bupati Muba terpilih dalam Pemilukada antara tanggal 20-30 Mei mendatang.

“Pemkab Muba mendapat giliran atau tahap pertama pelantikan bupati dan wakil bupati. Waktu pelaksanaannya antara tanggal 20-30 Mei mendatang,” ujar Kepala Bagian Tata Pemerintahan Hendra Tris  Tomi.

Menurut Tomi sebanyak 5.000 undangan dibuat. Kabupaten Muba mendapatkan jatah undangan sebanyak 4.200. Undangan tersebut  akan dibagikan kepada seluruh pihak, mulai dari keluarga Bupati dan Wakil Bupati, jajaran SKPD, FKPD, tokoh masyarakat, Mantan Bupati dan Wakil Bupati, Camat, Kades, dan lainnya.

Baca:  Dodi-Beni Awali Kampanye di Plakat Tinggi

“Untuk waktu dan tanggal pasti pelantikan memang belum ditetapkan. Tapi, jika kita melihat dari tanggal yang ada, kemungkinan pelantikan dilakukan sekitar 22-24 Mei di PSCC. Kita sudah buat draft SK, yang memuat dua kegiatan, satu dilaksanakan di provinsi, satu lagi berlaku untuk malam ramah tamah di Sekayu,” beber dia.

Pj Bupati Muba Yusnin menambahkan, rapat persiapan merupakan rapat tindak lanjut yang sebelumnya dilaksanakan di provinsi. “Pelantikan bupati dan wakil bupati serentak menunggu Perpres, jadi tanggal dan harinya kita belum pasti. Dilantiknya bisa dilakukan oleh gubernur dan juga bisa dilakukan oleh presiden secara langsung. Jadi persiapan yang kita lakukan ini untuk pelantikan yang dilakukan oleh gubernur,” jelas dia.

Baca:  Dodi Reza: Menyambung Kehendak Rakyat

Lebih lanjut Yusnin menuturkan, selain undangan, transportasi dan penginapan juga harus disiapkan. Karena massa yang dibawa cukup besar. “Undangan ini juga menyangkut transportasi, kendaraan harus disiapkan. Setiap kecamatan 50 orang, itu cukup dua bus. Kita juga harus melihat waktu pelaksanaan, karena undangan dari lokasi yang jauh harus diperhatikan,” terang dia.

Baca:  Hitung Cepat, Dodi-Beni Unggul Telak di Muba

Plt Sekretaris Daerah (Sekda) Muba Apriyadi menambahkan, seluruh Organisasi Perangkat Daerah (OPD) diharuskan menyetor nama relasi. Dinas Pemberdayaan Masyarakat Desa dapat bagian menyetor nama seluruh Kades, dan Dinas Perkebunan menyetorkan nama pemimpin perusahaan yang ada di Muba. “Karena ini menyangkut undangan, jangan sampai ada yang terlewatkan, jadi semuanya harus diperhatikan secara benar,” tandas dia. # arf