Pencak Silat Harus Jadi Budaya Sumsel

57

Palembang, BP

Sebagai warisan asli nenek moyang bangsa Indonesia, pencak silat perlu dibina dan dikembangkan sehingga berdampak pada kemajuan bangsa ini.
Wakil Gubernur Sumatera Selatan dan juga selaku Ketua Ikatan Pencak Silat Indonesia (IPSI) Sumsel, H Ishak Mekki, berharap pencak silat lebih dikembangkan lagi, baik di daerah-daerah, kecamatan bahkan sampai pedesan.

“Saya harap kepada kepengurusan cabang wilayah untuk mengembangkan pencak silat. Lakukan pelatihan-pelatihan di sana, sehingga pencak silat ini menjadi suatu budaya atau tradisi di Sumsel,” katanya saat menghadiri Pelantikan Pengurus dan Rapat Kerja Wilayah Pimpinan Wilayah Pencak Silat Nadhatul Ulama (NU) Pagar Nusa Provinsi Sumsel di Aula MAN 3 Palembang, Sabtu (29/4).

Di samping itu, Ishak juga berharap pencak silat di seluruh Indonesia yang tergabung dalam IPSI untuk terus bersatu dan mengembangkan olahraga beladiri tradisional ini. “Yang jelas pencak silat sudah menjadi suatu olahraga beladiri yang menjadi kebanggaan kita. Pasalnya berbagai penghargaan dan prestasi sudah ditorehkan oleh olahraga pencak silat ini,” katanya.
Jadi sudah sepantasnya pemerintah pusat dan daerah untuk memberikan perhatian kepada olahraga pencak silat. “Kita sudah merencanakan untuk membangun Gedung Pencak Silat di Jakabaring,” tuturnya.

Pada rapat kerja wilayah ini, Ishak meminta pengurus agar menyusun program-program dengan baik dan tepat, karena untuk kemajuan pencak silat itu sendiri. “Susunlah program yang baik untuk ke depannya, agar membawa NU Pagar Nusa lebih maju, dengan begitu bisa menghasilkan prestasi-prestasi yang gemilang,” kata Ishak sekaligus mengucapkan selamat kepada pengurus Pagar Nusa yang baru dilantik masa periode 2017-2022.

Sementara itu, Laporan Pelaksana Tugas Ketua Umum Pimpinan Pusat Pencak Silat NU Pagar Nusa Ajengan Mimih Haeruman mengungkapkan, bahwa Pagar Nusa dibentuk oleh para ulama di mana satu lembaga, satu badan anak Nadhatul Ulama (NU) suka berantam. “Oleh karena itu, dibentuklah pencak silat NU yaitu Pagar Nusa,” katanya. “Yang jelas Pagar Nusa dilahirkan oleh para ulama untuk dijadikan sebagai pagar,”ujarnya.

Dia menegaskan, sebagai pagar NU, Pagar Nusa berkewajiban untuk melindungi NU serta bangsa ini dari apa pun. “Saya berharap NU bisa bersinergi bersama pemerintah untuk kemajuan bangsa ini,” katanya. Selain itu, “NU Pagar Nusa tetap terus mendukung program pemerintah, seperti mendukung suksesnya Asian Games 2018,” ujarnya.

Sebagai Ketua PSNU Pagar Nusa Sumsel periode 2017-2022, Emi Sumitra mengatakan, Pagar Nusa akan terus bekerja sama dengan pemerintah dalam mengantisipasi gejolak-gejolak yang akan mengganggu. Misalnya Pagar Nusa akan melakukan pengamanan dan antisipasi apa pun yang setiap saat mengancam daerah ini.

“Nah, apalagi sebentar lagi Provinsi Sumsel akan ada dua hajatan besar yaitu Asian Games 2018 dan Pilkada. Pagar Nusa dalam hal ini akan berpartisipasi penuh dalam mendukung suksesnya hajatan tersebut,” tutupnya.#osk