Home / Headline / Dikebut, Jembatan Musi VI Capai 85 Persen

Dikebut, Jembatan Musi VI Capai 85 Persen

Palembang, BP
Pembangunan Jembatan Musi VI yang berlokasi di Jalan Faqih Usman, Kelurahan I Ulu, Kecamatan Seberang Ulu (SU) I, Palembang terus dikebut oleh Pemerintah Provinsi Sumatera Selatan. Progres fisik pembangunan jembatan yang masuk skala prioritas tersebut saat ini sudah mencapai 85 persen.
Kepala Dinas Pengerjaan Umum Bina Marga (PUBM) dan Tata Ruang Provinsi Sumsel Ucok Hidayat didampingi Kabid Jembatan Affandi mengatakan, progres pembangunan Jembatan Musi VI hingga kini sudah mencapai 85 persen dan saat ini terus dikebut karena jembatan ini juga sebagai penunjang infrastruktur Asian Games.
“Kalau untuk progresnya saat ini hampir 85 persen dari nilai kontrak,” ungkap Ucok, Senin (24/4).
Kontrak yang dimaksud tersebut, masih dijelaskan Ucok,
adalah kontrak pengerjaan sampai akhir 2017 senilai Rp340 miliar. Untuk pengerjaan yang termasuk di dalam kontrak di antaranya pemasangan pier tiga sampai pier 10 dan lain sebagainya.
“Sekarang pengerjaannya sedang proses erection. Nilai kontrak Rp340 miliar itu belum sampai fungsional, artinya akan dilanjutkan sampai 2018 mendatang,” jelas dia.
Ia juga menambahkan, untuk pengerjaan sampai dengan selesai akan dianggarkan Rp160 miliar untuk kontrak di tahun 2018. Pengerjaan yang akan dilakukan diantaranya, jembatan pendekat dari jembatan utama sampai ke kaki-kaki jembatan dan lain sebagainya.
“Jadi sifatnya finishing sehingga dapat difungsikan. Target selesai untuk jembatan Musi VI sebelum Asian Games 2018 mendatang,” katanya.
Untuk desain Jembatan Musi VI yang tengah dibangun ini, sambung dia, tidak akan berbeda jauh dengan desain Jembatan Musi II yang sudah berfungsi saat ini.
“Ya, hampir mirip dengan Jembatan Musi II, ada lengkungan diatasnya,” sungkat dia. #adv
x

Jangan Lewatkan

Mahasiswa Fahum Jurusan SPI UIN Raden Fatah Ikuti Seminar “Teknologi Tradisional Pengolahan Hasil Bumi Sumatera Selatan”

Palembang, BP Mahasiswa Fakultas Adab dan Humaniora (Fahum) Jurusan  Sejarah Peradaban Islam (SPI) Universitas Islam Negeri (UIN)  Raden Fatah  Palembang  ...