Hipmi Sumsel Tanamkan Keberanian Berbisnis Sejak Muda

14

Palembang, BP

Selagi muda sudah sepatutnya berani mengambil resiko serta mau mencoba hal yang baru dan berbeda dari apa yang dijalankan oleh kebanyakan anak muda saat ini yaitu berani berbisnis. Hal inilah yang akan mendorong bisnis yang akan dijalankan bisa lebih kuat ke depan.

Demkian diungkapkan Ketua Bidang IX Hubungan Internasional dan Pariwisata Badan Pengurus Daerah ( BPD) Himpunan Pengusaha Muda Indonesia (Hipmi) Gianda Tifany. “Paling penting jangan pernah takut memulai bisnis selagi muda,” katanya usai talkshon bisnis di BP Trijaya, baru-baru ini.

Dia mengakui, usia muda masih sangat berambisi dan penuh semangat ketika memulai bisnis, namun harus juga melihat resiko-resiko agar tidak salah dalam mengambil langkah. selain itu, ilmu marketing itu sangat dibutuhkan saat memasarkan produk bisnis yang ditawarkan.

“Pembisnis yang maju biasanya punya networking yang kuat, di HIPMI sendiri itu kami rasakah bahkah sampai ke hubungan internasional, begitupun ketika memulai usaha, maka penting jika kita kuat pada marketing dan networking,” katanya.

Dua hal tersebut menurutnya, akan membuat pembisnis akan lebih mudah mencari pasar, sehingga apa yang menjadi kendala pasar bisa diatasi, dan bisnis yang digeluti bisa lancar dan menguntungkan. “Jangan takut mencoba, jika perhitungannya menguntungkan maka segeralah berwirausaha,” tutur dia.

Demikian dikatakan Kompartemen Investasi dan Asuransi Dian, paling mudah menurutnya berbisnis dengan latar belakang diri kita sendiri, bisa mengikuti hobi dan juga bisa mengikuti bidang terkuat yang kita geluti dalam keseharian.

“Sebenarnya, berbisnis di usia muda memiliki banyak keuntungan dan kelebihan, apalagi usaha yang digeluti bisa berjalan lancar. Namun yang paling penting untuk memulai itu adalah kita menyukai dan paham dulu, bisa dengan hobi bisa juga dengan keahlian yang kita miliki,” tutur Dian, lengusaha yang bergerak di bidang Fashion ini.

Dian mengakui, jika pasang surut dunia usaha itu selalu ada dan terkadang menjadi momok yang menakutkan bagi mereka yang baru memulai atau merintis, namun hal itu akan bisa diatasi dengan kita terus belajar dan mau berusaha, bahkan berorganisasi bertukar pikiran seperti yang telah dilakukan di HIPMI Sumsel.

“Imitnya banyak belajar dan berusaha keras, selain itu juga perlu adanya target atau capaian yang harus direalisasikan, sebab target akan mendorong motivasi bahkan mental kita untuk bekerja lebih baik lagi,” tukas dia.

Senada juga dijelaskan Kompartemen Kerja Sama Antar Lembaga Internasional HIPMI Sumsel Wini,  menurutya kebutuhan finansial adalah yang melatari mereka yang ingin bergelut di dunia entreprenuer, dengan berbisnis juga akan mendorong kecukupan finansial.

“Memulai bisnis dari yang paling kita gemari adalah langkah awal kita menemukan karakter kita, tidak ada salahnya di usia yang masih sangat muda ini kamu keluar dari zona nyaman dan mulailah terjun ke dunia bisnis, jangan takut gagal, kalau memungkinkan segeralah beriwirausaha,” tutur dia.

Dijelaskan, memulai bisnis di usia muda berarti kamu cerdas, pintar dan juga tidak mau menyusahkan orang lain. Karena bisnis sangat sarat akan resiko, maka dengan berbisnis di usia muda, berarti kamu hanya meresikokan diri kamu sendiri.

“Kegagalan itu bisa diatasi jika kita mau bekerja keras dan berusaha, bisnis memang tidak mudah, numun jika mau belajar maka hasilnya tidak sedikit, jika kamu berhasil melewati setiap rintangan maka kamu akan sukses,” tukas dia. #ren