Home / Headline / Masyarakat Komponen Penting Cegah Karhutla

Masyarakat Komponen Penting Cegah Karhutla

Palembang, BP

Mendukung Pemerintah Provinsi Sumatera Selatan dalam mencegah dan menanggulangi bencana kebakaran lahan dan hutan (Karhutla), Asia Pulp and Paper (APP Sinar Mas) memiliki sebuah sistem yang dinamakan Manajemen Penanggulangan Kebakaran Terintegrasi atau Integrated Fire Management (IFM).

Manager Fire Management APP Sinar Mas Sujica Lusaka mengatakan, masyarakat yang tinggal di daerah sekitar area konsesi merupakan komponen penting dalam pencegahan Karhutla. Dengan begitu, pihaknya mencetuskan program pemberdayaan masyarakat berbasis agroforestri yang dinamakan Desa Makmur Peduli Api (DMPA).

“Program IFM sekaligus DMPA ini memegang teguh komitmen dalam mengurangi dan mencegah karhutla yang merupakan perwujudan dari pelaksanaan forest conservation policy yang dijalankan APP Sinar Mas sejak 2013,” ungkap Sujica, Kamis (9/3).

Menurut dia, program IFM tersebut menekankan pada aspek pencegahan dalam bentuk sosialisasi bahaya Karhutla dan program peningkatan ekonomi pada masyarakat lokal memperkuat kapasitas masyarakat peduli api dan membangun canal blocking pada kanal di perimeter sebagai usaha menaikkan ketinggian air di area hutan sekitar area konsesi pemasok APP Sinar Mas.

“Aspek pencegahan hanyalah salah satu bagian dari empat pilar utama yang menjadi landasan IFM,” jelas Sujica.

Sujica juga menambahkan, APP Sinar Mas memiliki situation room center sebagai pusat pendistribusian informasi mengenai deteksi hotspot di seluruh lahan konsesi APP Sinar Mas dan para mitra pemasok. Terlebih di sini deteksi dini secara real time 24 jam secara terus-menerus melalui pengolahan data dari citra satelit yang akan diverifikasi oleh petugas di lapangan.

Dijelaskan dirinya, berdasarkan informasi yang didapatkan di lokasi hotspot dari situation room, data hotspot akan diverifikasi kebenarannya oleh tim patroli darat. Lalu, ketika terbukti terdapat titik api langsung dilakukan upaya pemadaman. Menara api setinggi 30 meter yang didirikan di 80 lokasi untuk membantu tim pemadam api dalam memonitor semua lokasi berdasarkan informasi dan tanggal dari situation room.

“Tak hanya itu, APP Sinar Mas merupakan perusahaan pertama di Indonesia mengaplikasikan thermal imaging dengan menggunakan kamera termal yang dipasang di menara khusus pemantauan,” tutur Sujica.

Lewat langkah-langkah itu, sambungnya, IFM yang diterapkan ini dapat berkontribusi secara positif bagi usaha Pemprov Sumsel dalam memitigasi risiko karhutla.

Gubernur Sumsel H Alex Noerdin sebelumnya sempat menyampaikan, dari data yang diterima dari Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG) pada 2017 ini diprediksi akan lebih kering dibandingkan 2016 lalu, sehingga risiko karhutla akan semakin besar terjadi di Indonesia.

“Kelengkapan semua perusahaan sudah baik. PT Sinar Mas paling siap dalam pencegahan karhutla,” tegas orang nomor satu di Sumsel ini. #rio