Ultimate magazine theme for WordPress.

DPRD OI Akan Panggil Pengelola Perusahaan CPO

PT Golden Oilindo Nusantara (GON), yang berlokasi di Jalintim Inderalaya Km 23, sebagai pabrik pengolah CPO.  Foto/Henny Primasari

Inderalaya, BP

Anggota Komisi III DPRD Ogan Ilir (OI) bakal memanggil manajemen sebagai pengelola PT Golden Oilindo Nusantara (GON), yang berlokasi di Jalintim Inderalaya Km 23 dan memproduksi kelapa sawit menjadi CPO, mereka meminta pertanggungjawaban soal dugaan adanya limbah gas hitam hasil pembuangan pengelolaan CPO.

Hal tersebut dikatakan Armin Haryadi, yang juga Ketua DPC PPP OI. Menurutnya, polusi udara hasil pengolahan CPO di pabrik tersebut asapnya sangat hitam pekat. Ia khawatir perusahaan tersebut tidak memperhatikan soal limbah buangan yang akan mempengaruhi kualitas udara.

“Asapnya hitam pekat kalau saat buang di pipa udara, dari jauh saja terlihat jelas. Selain itu baunya tidak sedap busuk. Keluhan ini saya sampaikan secara pribadi karena saya sering melintas di Jalintim Inderalaya  selain itu masyarakat sekitar juga mengeluh. Kita khawatir asapnya itu, yang jelas kami komisi 3 akan memanggil pihak terkait.
Manajemen PT Golden ini memang belum pernah kita panggil untuk dimintai keterangan apa sebabnya seperti itu, apakah asapnya mengganggu warga? apakah asapnya berbahaya kita tidak tahu?. Kita akan tindak tegas,” ujarnya.

Sementara itu anggota lainnya Arhandi Tabroni mengatakan, pihaknya akan melakukan kroscek ke Badan Lingkungan Hidup (BLH) OI karena adanya dugaan  pencemaran udara. “Kita akan  kroscek amdal soal ambang batas pencemaran udara, kalau tidak mengindahkan akan ditindak tegas. Kalau memang terbukti jangan main – main kita bisa merekomendasikan kepada Pemkab OI untuk ditutup. Yang jelas dalam waktu dekat kita akan mengunjungi atau memanggil manajemen perusahaan,” tegasnya O hen

 

Jangan Lewatkan
Komentar Anda
Loading...