‘Hattrick’ Beto Berbuah 1 Poin Untuk SFC

11

sfc-v-perselaPalembang, BP

Pekan ke-28 Torabika Soccer Championship (TSC) 2016, Sriwijaya FC hanya berhasil menahan imbang Persela Lamongan 3-3 kala bertamu ke Stadion Surajaya, Lamongan, Jumat (11/11) malam.

Menambah satu poin, SFC masih bertengger di posisi kelima klasemen dengan 45 poin. Sementara Persela bercokol di peringkat ke-17 dengan 25 poin.

Tiga gol Laskar Wong Kito diborong bomber andalannya Alberto Goncalves menit ke-9, 57 dan 78. Sementara gol tuan rumah dicetak Ivan Carlos menit ke-24, 87 dan Choi Hyun (90+2).

Pelatih SFC Widodo Cahyono Putro usai pertandingan mengatakan, pertandingan ini berlangsung sangat menarik dan menghibur. Kedua tim silih berganti menyerang.

SFC sempat unggul lebih dulu bertekad gol Beto menit ke-8. Gol itu membuat mental anak asuhnya meningkat. Kendali permainan sempat diambil alih Laskar Wong Kito. Tapi tuan rumah tak mau kalah, motivasi pemain Laskar Joko Tingkir cukup tinggi.

Ivan berhasil mencetak gol penyeimbang di menit ke-24. Menjelang pertandingan berakhir, kemenangan yang sudah di depan mata kandas, karena tuan rumah mendapatkan penalti.

Baca:  SFC Terancam Tak Bisa Tanding Lawan Perseru

 

SFC menerima hasil imbang ini dengan lapang dada, termasuk hadiah penalti tuan rumah. Tapi Laskar Wong Kito tetap mengkritik wasit Masri. Sang pengadil dinilai banyak membuat keputusan yang merugikan kedua tim.

“Pertandingan tadi sangat menarik. Kedua tim saling jual beli serangan, namun menjadi tidak menarik karena dirusak oleh kepemimpinan wasit,” kata Widodo.

Dikatakan dia, jika di level internasional, pertandingan kemarin bakal hujan kartu merah lantaran banyaknya pelanggaran. Tapi wasit tidak melihat itu.

“Mari kita semua belajar dan memperbaiki diri. Kita berharap, kepengurusan PSSI yang baru bisa memperbaiki hal ini,” jelasnya.

Pelatih Persela Lamongan Aji Santoso mengatakan, anak asuhnya mampu mengimbangi permainan SFC. “Gol yang terjadi di gawang kita murni karena kesalahan pemain kami,” ucapnya.

Pemain bekerja keras untuk membayar kesalahan tersebut. Ivan dan kawan-kawan akhirnya berhasil mengejar ketertinggalan.

Baca:  Bonek FC Undur Diri

“Kita tertinggal 1-3, tapi berhasil mengakhiri pertandingan dengan hasil imbang. Saya apresiasi kerja keras pemain di lapangan hijau,” katanya.

Disinggung mengenai kepemimpinan wasit, Aji pun mengaku sangat kecewa. Tapi ia enggan berkomentar banyak.

Pelatih tidak boleh melakukan protes keras ke wasit, karena akan ada sanksi terkait hal itu. Aji tak mau timnya dirugikan dengan terlalu keras mengkritik wasit.

“Tapi kalau Widodo protes, saya rasa itu wajar,” ucapnya.

 

Saling Balas Gol

Mengawali babak pertama, kedua tim langsung tancap gas untuk mencari gol cepat. Hasilnya, sebuah kejutan dihadirkan tim tamu Sriwijaya FC menyusul lahirnya gol pembuka di menit ke 8 babak pertama berjalan. Heading terukur Alberto Goncalves yang berhasil merobek gawang Choirul Huda. Skor 0-1 untuk keunggulan tim tamu.

Gol ini lantas menyengat tuan rumah Persela untuk segera membalasnya. Setelah beberapa peluang tercipta, akhirnya Laskar Joko Tingkir berhasil menyamakan kedudukan lewat aksi brilian Ivan Carlos di menit ke 24.

Baca:  SFC Akan Main Habis-habisan

Di awali dengan serangan balik cepat, sebuah finishing berkelas ditunjukkan Ivan dengan sebuah tembakan keras dari luar kotak penalti yang gagal dibendung Teja Paku Ala. Skor kembali imbang 1-1.

Pertandingan makin memanas setelah kedudukan kembali imbang. Di sisa waktu babak kedua, jual beli serangan terus diperagakan kedua kubu. Tapi sayang tak ada lagi gol yang tercipta hingga wasit meniupkan peluit panjang. Skor imbang 1-1 menyudahi drama di akhir babak pertama.

Di babak kedua , SFC sempat cukup nyaman memimpin skor setelah Alberto Goncalves kembali membobol gawang Persela di menit ke 57 dan 78 untuk merubah skor menjadi 1-3.

Tapi skor kembali menjadi sama kuat 3-3 usai tuan rumah mampu menyamakan kedudukan berkat gol Ivan Carlos di menit ke 87 dan eksekusi hadiah penalti di menit ke 90+2 yang di ambil Choi Hyun Yeon untuk menyelamatkan wajah Persela dari kekalahan.#zal