Kepala BPK Kagumi Visi Alex Noerdin

10

12-ramah-tamah-ketua-bpk-riPalembang, BP

Terbukti berhasil membawa Sumatera Selatan menjadi salah satu provinsi yang diperhitungkan di Indonesia, Kepala Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) RI Harry Azhar Azis sangat kagum dengan visi Gubernur Sumsel H Alex Noerdin.

Kekaguman tersebut disampaikan Harry Azhar ketika beramah tamah dengan Gubernur Sumsel di Griya Agung, Senin (7/11) malam.

Harry menilai, Alex Noerdin merupakan sosok pemimpin yang memiliki visi dan misi jauh ke depan, terbukti berhasil membawa Sumsel menjadi salah satu Provinsi yang diperhitungkan di Indonesia.

“Selama berkunjung ke beberapa provinsi di Indonesia, baru pertama ini menemukan Gubernur yang mempunyai visi dengan konsep dan pikiran yang luar biasa,” ujar Harry kagum.

Menurut dia, kalau semua provinsi di Indonesia dipimpin oleh gubernur seperti Alex Noerdin, bisa dipastikan Indonesia mampu bersaing mengalahkan negara tetangga seperti Malaysia dan Singapura.

Baca:  Kompak Berbaju Putih, Alex Noerdin dan Keluarga Nyoblos di TPS O4 Bukit Kecil

“Jujur saya mengatakan sangat terpukau dengan apa yang dipaparkan Gubernur Alex Noerdin tadi, tentang Sumsel,” kata dia.

Harry juga menambahkan, sebagai pemimpin BPK RI, opini Wajar Tanpa Pengecualian (WTP) yang diperoleh Sumsel terkait hasil pemeriksaan laporan keuangan, dinilai merupakan nilai A atau A+, kalau diartikan secara akademik merupakan nilai yang terbaik.

“Terkait laporan keuangan, Sumsel menjadi salah satu terbaik di Indonesia, sosok seorang seperti Pak Alex Noerdin ini baru saya temukan. Semoga dengan visinya Sumsel lebih maju lagi ke depannya,” tuturnya.

Sementara itu, Gubernur Sumsel Alex Noerdin dalam sambutannya memaparkan banyak hal, di antaranya potensi Sumber Daya Alam (SDA) Sumsel yang sangat luar biasa, seperti batubara Indonesia 48,45 persennya ada di Sumsel, begitu juga panas bumi, gas bumi dan bahkan minyak juga ada di Sumsel.

Baca:  Mendikbud Akan Buka Proses Belajar Mengajar , H Alex Noerdin : Tapi Murid Itu, Apakah Semuanya Berasal dari Zona Hijau?

Di sektor pertanian, sambung Alex, sejak beberapa tahun terakhir Sumsel surplus beras. Tahun 2015 Sumsel surplus beras sebanyak 1,8 juta ton, dari target nasional 1,5 juta ton. Untuk tahun 2016 ditargetkan meningkat sebanyak 2,4 juta ton beras.

“Ini semua bentuk kontribusi Sumsel dalam menyangga ketahanan pangan nasional,” tambah Alex.

Dalam bidang pendidikan, dengan bangga Sumsel menjadi provinsi pertama di Indonesia yang meluncurkan program sekolah gratis sejak tahun 2008. Selain itu, sejak Agustus 2015 lalu, Pemprov Sumsel meluncurkan program kuliah gratis dengan 60 program studi (Prodi) untuk mengisi kebutuhan tenaga-tenaga untuk membangun daerah ini dan sebagian besar putra daerah Sumsel sendiri.

Alex menjelaskan, dari sekian banyak kelebihan dibandingkan provinsi lain, Sumsel juga memiliki kekurangan, yakni APBD Sumsel yang jumlahnya kurang lebih hanya Rp7 triliun. Jumlah ini sangat kecil jika dibandingkan provinsi lain di Pulau Jawa.

Baca:  H Alex Noerdin Laporkan Wakil Gubernur Mawardi Yahya ke Polda Sumsel

Dengan segala upaya Pemprov Sumsel menarik dana dari pemerintah pusat dengan alasan yang sangat rasional, untuk proyek-proyek infrastruktur yang didanai melalui APBN. “Upaya lain yang kita lakukan dalam membangun Sumsel, dengan menggandeng pihak ketiga baik investor maupun pihak swasta,” tambah Alex.

Dijelaskan dia, satu hal yang menjadi kunci keberhasilan Sumsel menjadi salah satu provinsi terdepan di Indonesia adalah komitmen seluruh stakeholder bersama masyarakat menciptakan suasana yang kondusif, aman, dan terkendali.

“Kunci keberhasilan kita yakni komitmen bersama menciptakan suasana kondusif. Alhamdulillah belum pernah terjadi dan Insya Allah tidak pernah terjadi kerusuhan antaretnis dan antarumat beragama di Sumsel,” pungkasnya. #adv