Penyuap Bupati Yan Anton Segera Diadili

15

1386560856 Palembang, BP

Setelah berkas perkara dinyatakan lengkap, penyidik melimpahkan tersangka Zulfikar Maharani, pengusaha yang diduga memberi uang suap kepada Bupati Banyuasin Yan Anton Ferdian ke Jaksa Penuntut Umum (JPU) KPK RI, Kamis (3/11).

Oleh JPU, tersangka yang selama ini menjalani penahanan di Rutan Salemba, Jakarta dipindahkan ke Rutan Pakjo Palembang, sembari jaksa melengkapi berkas agar dapat segera dilimpahkan ke Pengadilan Tipikor Palembang untuk diadili.

Baca:  Pengedar Shabu di Banyuasin Dibekuk

“Hari ini (kemarin-red) kita menerima pelimpahan tahap dua atas terdakwa Zulfikar Maharani, dari penyidik, tadi sekitar pukul 16.30, tersangka telah dititipkan ke Rutan Pakjo,” ujar JPU KPK RI Feby Dwiyandospendy ditemui saat mengambil salinan putusan terdakwa suap Muba di PN Palembang.

Dirinya menjelaskan tersangka Zulfikar Maharani adalah pengusaha yang diduga memberi suap sebesar Rp1.050.000.000 kepada Yan Anton Ferdian dengan maksud melanggengkan proyek- proyek di Kabupaten Banyuasin ke depan.

Baca:  Mahkamah Konstitusi Tolak Gugatan Arkoni-Azwar

Uang tersebut telah digunakan Yan Anton keberangkatan haji. Namun sejumlah uang yang telah disetorkan ke biro perjalanan haji sudah dititipkan ke penyidik KPK oleh biro tersebut.

“Berkas perkara sudah lengkap dan dalam waktu dekat akan segera dilimpahkan ke pengadilan dan untuk tersangka sendiri dijerat Pasal 5 ayat (1) huruf a dan Pasal 13 Undang-undang pemberantasan tindak pidana korupsi,” jelas Feby.‎

Baca:  5 Petani Perambah Hutan Diringkus

Sedangkan disinggung mengenai tersangka lainnya, termasuk Yan Anton Ferdian sendiri, Feby belum mau memberikan komentar. “Sekarang yang satu ini dulu, nanti yang lainnya,” bebernya.

Untuk penahanan tersangka, ia menambahkan di tingkat JPU dilakukan selama 20 hari terhitung sejak 3 November. “Untuk keluarga tadi juga ada yang datang istrinya dan kakak kandungnya,” tandasnya. # ris