Harga Ikan Laut Merangkak Naik

35

2012071111ikannelayanPalembang, BP

Harga komoditi ikan laut di sejumlah pasar tradisional Kota Palembang merangkak naik. Sejumlah pedagang mengakui, kenaikan harga dipicu karena berkurangnya distribusi. Kenaikan yang terjadi mencapai Rp2 ribu hingga Rp5 ribu per kilogram.

Romadon (34) pedagang ikan di Pasar 10 Ulu mengatakan, diperkirakan pasokan ikan berkurang sejak sepekan terakhir. Pasokan berkurang mencapai 15 hingga 20 persen. “Kurang tau pasti apa penyebabnya, diperkirakan karena hujan belakangan membuat nelayan ada yang tidak melaut,” katanya, Senin (31/10).

Dikatakan dia, ikan sarden biasanya di jual Rp20ribu/kg saat ini menjadi Rp22ribu/kg, ikan tongkol biasanya di jual Rp20ribu/kg  menjadi Rp25ribu/kg. Baung laut ukuran sedang Rp30 ribu per kg atau mengalami kenaikan dibandingkan sebelumnya yang dikisaran Rp25 ribu hingga Rp26 ribu per kg.

“Kenaikan yang terjadi mulai sepekan terakhir, namun kenaikan yang terjadi bertahap dan harga yang dipasarkan sempat tidak dinaikan. Namun semakin berkurang pasokan, maka mau tidak mau harus segera dinaikan,” katanya.

Demikian dikatakan Rosida (40) salah seorang pedagang di pasar KM 5. Terutama ikan tongkol, saat ini pasokan mulai berkurang, termasuk daya beli masyarakat yang juga sudah mulai mengalami penurunan. “Paling banyak penurunan pasokan pada ikan tongkol, namun tetap masih ada dijual,” katanya.

Dia mengatakan, ikan laut memang saat musim penghujan mengalami penurunan pasokan, dan harganya pun semakin naik. “Daya beli masyarakat memang belum membaik, termasuk daya beli ikan,” katanya.

Tidak hanya ikan laut, Rosida mengatakan harga beberapa spesies ikan sungai mulai mengalami kenaikan, terutama ikan baung, ikan gabus dan udang sungai. Kenaikan diperkirakan karena sedikit produsen yang melakukan pengembagan bibit ikan ini.

“Tambak ikan baung dan udang sungai memang tidak banyak, baung sungai biasanya dicari secara liar oleh nelayan, sehingga saat hujan ikan ini selalu mengalami kenaikan, termasuk udang dan ikan gabus” katanya.

Dia mengatakan, kenaikan ikan baung mencapai 20 persen dari harga biasanya, sedangkan ikan gabus mengalami kenaikan sekitar 10 persen. “Kalau saat ini masih belum terlalu tinggi kenaikan, karena masih ada yang jual, namun memang sekarang sudah mulai mengalami penurunan pasokan,” katanya.

Sementara itu, untuk ikan yang masih stabil harganya seperti ikan nila, mujair, ikan lele. Ikan ini masih banyak dipasok termasuk dari daerah Sumsel. “Ikan ini masih banyak dijual, sehingga tidak terlalu mengalami kenaikan,” jelas dia. #ren