Disengat Listrik, Dua Instalator MyRepublic Tewas

25

2210-01-tewas-tesetrum-ris
Dua korban tewas dievakuasi dari lokasi kejadian, Jumat (21/10).

Palembang, BP

Akibat disengat listrik, dua dari tiga instalator jaringan TV kabel dan internet tewas saat bertugas memasang tiang pengganti di samping Kantor Kejaksaan Negeri Palembang, Jalan Gubernur H Bastari, Jakabaring, Jumat (21/10).

Kedua korban tewas, yakni Ledi (32) dan Jamik (28), sedangkan Made (33) mengalami luka bakar pada bagian tangan dan kini masih dirawat di RSUD Palembang Bari.

Berdasarkan informasi yang dihimpun, kejadian bermula saat tiga pegawai kontrak lepas ini mendapat tugas memasang tiang baru untuk memindahkan kabel jaringan internet dan kabel TV My Republik. Ini lantaran ada kabel yang mengganggu proyek pembangunan light rail transit (LRT).

Ketika ketiganya sudah melakukan penggalian untuk menegakkan tiang baru, tiba-tiba tanpa diketahui penyebabnya ada sengatan listrik yang mengalir ke tiang itu dan membuat Ledi dan Jamik yang sedang memegang tiang langsung tersetrum.

Melihat dua temannya menghadapi sengatan listrik, Made spontan langsung berusaha menolong. Namun hal itu malah membuat Made ikut merasakan sengatan listrik.

Hingga akhirnya setelah beberapa menit berusaha menarik diri, akhirnya Made berhasil lolos dari sengatan listrik dan hanya mengalami luka bakar pada bagian tangan. Akan tetapi, dua rekannya tetap berada di tiang dan tewas di lokasi kejadian.

“Kejadiannya cukup cepat, tahu-tahu saya mendengar ada yang teriak. Ketika saya lihat, mereka sedang memegang tiang itu dan teriak minta tolong karena tersetrum,” ujar Wati, pemilik warung dekat lokasi kejadian.

Melihat kejadian tersebut, warga di sekitar langsung ramai dan ketiga korban pun dilarikan ke Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Palembang Bari.

Sementara itu, petugas pelayanan teknis PT PLN, Iryanto, yang datang ke lokasi kejadian memastikan bahwa para korban bukan dari pihaknya dan hal ini diketahui karena jaringan listrik tiba-tiba padam.

“Ini ganti tiang dari TV kabel. Mungkin karena tegak terlalu tinggi menyentuh tiang listrik dan sebelumnya untuk pemasangan ini tidak ada koordinasi dengan kita,” ujar Iryanto.

Di tempat terpisah, Hari Nugraha, FOC Opration PT My Republik TV Kabel dan Internet

membenarkan kejadian tersebut dan ia mengetahui karena kebetulan melintas di lokasi kejadian.

“Benar mereka ini pegawai lepas kita sedang memasang tiang pengganti, karena kabel kita ada yang krosingan dengan pembangunan LRT,” kata Ari ditemui di RSUD Palembang Bari.

Akan tetapi dirinya tak mengetahui persis kejadian yang menewaskan dua korban ini. “Tidak tahu persis kejadiannya. Ada dua dugaan, bisa jadi

ada kabel telanjang menempel ke tiang saat tiang mau ditegakkan atau ada kabel telanjang di galian tiang,” tuturnya.

Di tempat yang sama, Made, hanya bisa terguling lemas dan belum dapat dimintai keterangan terkait yang dialaminya. “Saya tidak bisa bercerita, saya lupa semuanya. Kepala saya

pusing,” ucapnya.

Sementara itu, Kapolsek SU I Palembang AKP M Khalid Zulkarnaen membenarkan kejadian tersebut. Namun dirinya belum bisa menyimpulkan penyebab peristiwa yang dialami ketiga korban.

“Ada dua korban tewas akibat kejadian itu, yakni Ledi dan Jamik, sedangkan korban atas nama Made berhasil selamat. Dari keterangan Made belum bisa dikembangkan, karena tidak mengingat persis kejadian yang dialaminya,” kata Khalid.

Untuk itu saat ini pihaknya masih mengumpulkan data untuk mengetahui penyebab kejadian ini dan di lokasi kejadian juga sudah dipasang garis polisi guna kepentingan penyelidikan. # ris