Pembangunan Tugu Belido di BKB Jadi Polemik

43

kemegahan-tugu-iwak-belido-diklaim-kalahkan-tugu-merlion
Palembang – Kawasan BKB dan Museum SMB sebaiknya tidak diutak-atik karena keduanya merupakan situs bangunan cagar budaya. Artinya, bukan hanya bangunannya saja yang dilindungi, tetapi juga kawasan di sekitarnya. Bukan hanya dibebaskan dari kendaraan saja, tetapi dibiarkan apa adanya tanpa perubahan, tanpa tambahan, atau pengurangan.
Demikian dikatakan antropolog Frieda Amran. Menurut Frieda, yang diperlukan hanya perawatan, untuk mengonservasi bangunan-bangunan itu. Dalam konteks ini, taman, walaupun bagus tapi mengubah kawasan dan lingkungan cagar budaya.

Hal kedua, pembangunan Tugu Belido. “Wah, tugu apa lagi itu? Tugu itu tidak pernah ada dan seharusnya tidak dibangun di sekitar kawasan cagar budaya. Lebih baik, biarkan pedagang berjualan menggunakan ikan Belido dan siapkan brosur mengenai Ikan Belido, buku masak dengan Ikan Belido dan di Pasar 16 disediakan pedagang Ikan Belido tapi jangan membangun Tugu Belido. Kalaupun tugu seperti itu mau dibangun, bangun lah di tempat lain, misalnya di dekat lapangan terbang supaya orang tahu bahwa dirinya memasuki kawasan Ikan Belida,” katanya.

Lagi pula, bila memang kawasan itu untuk wisata, tentunya para wisatawan akan ingin makan dan minum sambil menikmati sepoi Musi.
“Yang justru sangat bertentangan dengan pelestarian kawasan BKB dan museum sebagai situs cagar budaya dan obyek wisata Palembang sebagai kota pusaka adalah bangunan Ampera Convention Center, di depan museum. Dahulu kala, Sultan Palembang membangun keraton di tepian Musi, Residen Belanda membangun rumah dinas di tepian Musi dan benteng didirikan di tepian Musi karena tempat itu memberikan pemandangan lepas ke sungai, ke arah hulu maupun ke arah hilir,” katanya.
Sebelumnya  rencana pembagunan tugu belido di BKB sejak lama belum juga dikerjakan, padahal pemerintah berjanji  tahap pengerjaaan akan dilakukan pada agustus lalu. Namun kali ini pemerintah merencakan tahap pengerjaan akan dilakukan pada bulan depan.
“Bukan molor tapi syarat yang ditetapkan kepada para perusahaan yang mengikuti lelang belum melengkapi, karena pembangunan tugu ini harus ada seni, namun para perusahaan belum melengkapi seni yang diminta,”kata Staf Ahli Bidang pembangunan, ekonomi dan Investasi, Sudirman Tegoeh.
Dikatakan Sudirman para perusahaan dalam mengikuti tander ini harus mengedepankan seni dalam pembagunannya, karena tugu ini adalah suatu seni yang tinggi, sehingga dengan seni ini maka tugu ini akan menjadi salah satu ikon wisata yang ada di Palembang.
Dikatakan Sudirman,  pihaknya akan melakukan pertemuan dengan para perusahaan yang mengikuti tender ini, setelah ini akan ditentukan perusahaan mana yang akan ditetapkan menjadi pemenang tander.
“Awal bulan sudah ada groundbreaking, setelah adanya groundbreaking maka tahap pembangunan mulai dikerjakan,” kata Sudirman.
Menurut sudirman, pembangunan tugu belido ini menelan anggaran yang mencapai Rp 4,5 miliar, dana tersebut bantuan dari PTBA melalui dana CSR, dengan adanya tugu  ini BKB akan menjadi destinasi wisata. “Nantinya pembangunan tepat disamping bundaran air mancur yang ada, dengan adanya tugu ini BKB semakin indah dan cantik,” katanya.#osk