Ultimate magazine theme for WordPress.

Duduk Sebangku, 2 Cabup-Cawabup Muba Bercengkrama

BP/MARDIANSYAH BAKAL CALON BUPATI-Dua pasangan bakal calon bupati Musi Banyuasin duduk bersama disela istirahat saat mengikuti Pisikotes di RSMH Palembang guna kelengkapan persyaratan mengikuti pilkada mendatang, Senin (26/9)
BP/MARDIANSYAH
Dua pasangan bakal calon bupati Musi Banyuasin duduk bersama di sela istirahat saat mengikuti pisikotes di RSMH Palembang.

Palembang, BP

Setelah menjalani tes kesehatan dan narkoba, dua pasang calon bupati (cabub) dan calon wakil bupati (cawabup) Musi Banyuasin, Senin (26/9), kembali menjalani pemeriksaan kesehatan, psikotes dan kejiwaan  di RSMH Palembang.

Keduanya diperiksa di lantai II Graha Spesialis RSMH Palembang dengan didampingi pihak KPU Sumsel, KPU Muba dan Panwaslu Muba. Pemeriksaan kesehatan pada hari kedua terhadap  bakal calon (balon) Bupati dan Wakil Bupati Musi Banyuasin berlangsung lebih santai.

Kedua pasangan yakni Dodi Reza Alex dan Beni Hernedi, pasangan Amiri Arifin- Ahmad Toha ‎bahkan mengisi waktu rehat usai  tes tertulis dengan duduk satu bangku yang berada di luar ruangan tes. “Sini bae ngobrol dulu, jangan tegang igo kak,” kata Beni Harnedi sembari memanggil Amiri Arifin.

Sementara Dodi Reza Alex dan Ahmad Toha memang telah cukup lama duduk berdampingan di bangku panjang tersebut. Momen langka itu pun sempat diabadikan oleh kamera para jurnalis.

“Tes ini cukup panjang dan ada beberapa tahapan, mulai dari personalitas dan kepribadian. Pertama dites intelektualan kita, ada beberapa gambar. Kemudian mengisi banyak pertanyaan dan masih banyak lagi,” kata Cabup Muba Dodi Reza Alex, usai keluar dari ruang psikotes di RSMH.

Baca Juga:  Dodi: Hanya 2 Penghargaan dari Pemprov, Selebihnya dari Pemerintah Pusat dan Dunia Internasional

Ia menuturkan, setelah menjalani berbagai tes yang diberikan oleh KPU ini, pihaknya tinggal menunggu hasil yang akan diumumkan oleh KPU. Cawabup Muba Beni Hernedi mengatakan, tes tersebut meliputi tes tertulis yang jumlahnya ratusan pertanyaan. Kemudian mereka dihadapkan pada gambar-gambar dan harus diselesaikan pada waktu yang sudah ditentukan. “Semua calon dites dalam satu ruangan. Selanjutnya ada tes wawancara,” ujarnya singkat.

Sementara, Cabup Muba dari jalur perorangan Amiri Arifin menyatakan, tes ini mencakup keseluruhan (psikotes), membuat gambar, menjawab pertanyaan-pertanyaan, dan masih banyak lagi. Saat diarahkan berfoto bersama dengan Dodi-Beni, Amiri mengaku tidak ada ketegangan. Dengan nada bercanda, dia menyatakan pasangan mereka akan mengalahkan Dodi-Beni. “Saya tidak tegang, untuk apa tegang. Nantikan kami akan mengalahkan adik-adik kami ini,” ujarnya sambil menunjuk Dodi-Beni.

Amiri mengaku sudah mengenal orangtua Dodi Reza, yakni Alex Noerdin sejak jadi Sekda Muba tahun 1999 lalu. “Kita kenal semua. Tapi kami akan berjuang agar bisa menang. Tidak ada daerah khusus lumbung suara, tapi kami ambil rata-rata di Muba,” ujarnya.

Ketua Panitia Pengawas Pemilu (Panwaslu) Kabupaten Muba, Andi Gunawan SH memastikan akan melakukan pengawasan penuh terhadap segala tahapan pemilihan kepala daerah (Pilkada) di kabupaten Musi Banyuasin.

Baca Juga:  Korban Tabrakan Speedboat di Muba Ditemukan

“Kita pastikan semua akan kita pantau, termasuk saat pemeriksaan kesehatan ini. Kita lakukan pengawasan melekat dari awal dari akhir,” katanya.

Ia menegaskan, mendukung baik keterlibatan pihak independen yakni Ikatan Dokter Indonesia (IDI), Himpunan Psikologi Indonesia (Himpsi) dan Badan Narkotika Nasional (BNN) dalam rangkaian tes kesehatan yang digelar.

Dirinya berharap seiring semakin ketatnya pemeriksaan kesehatan para balon kepala daerah, pemilukada akan menghasilkan kepala daerah yang terbaik dan mampu memerangi penyalahgunaan narkoba yang saat ini menjadi musuh bersama.

“Pemeriksaan kesehatan balon kepala daerah cukup ketat, apalagi telah ada keterlibatan pihak independent terutama BNN yang melakukan pengecekan urine dan rambut para balon kepala daerah, ” jelasnya.

Ketua KPU Muba Firdaus Marvel mengatakan, pelaksanaan tes kesehatan tahap II berjalan lancar dan dihadiri dua pasang calon bupati dan calon wakil bupati. Mengenai hasil pemeriksaan kesehatan akan diterima KPU Muba tanggal 28 September dari pihak RSMH Palembang.

Sempatkan Besuk    

Di sela pemeriksaan kesehatannya sebagai calon Wakil Bupati Musi Banyuasin (Muba) Beni Hernedi menyempatkan membesuk Retno Palupi, salah satu wartawan harian di Palembang yang menjalani perawatan di Rumah Sakit Muhammad Hussein Palembang.

Baca Juga:  Incar 103 Emas, Muba Targetkan Juara Umum Porprov 2019

Beni menjenguk Lupi, sapaan akrab Retno Palupi, usai menjalani rangkaian pemeriksaan kesehatan ‎sebagai syarat maju di pilkada Muba.
Dalam kesempatan itu, Beni menyemangati Lupi  yang tengah mengidap sakit leukimia sejak beberapa bulan terakhir.

“Saya mendapat kabar bahwa salah satu dulur kita,  Retno Palupi  sudah 3 bulan ini dirawat karena Leukimia. Alhamdulillah, saya dapat menjenguknya dan memberi semangat untuk segera kembali pulih dan beraktivitas,” ujar Beni.

Menurut Beni, wartawan merupakan mitra kerja non struktural yang banyak membantu pemerintahan dalam menyampaikan informasi kepada masyarakat. Lebih jauh dikatakannya, di Indonesia terdapat sekitar 60 persen penderita leukimia stadium akhir. Faktanya, penderita leukimia terjadi pada anak-anak. Kendati bukan penyakit menular, menurutnya, leukimia patut diwaspadai sejak dini.

“Seperti Retno Palupi, yang sehari-hari tetap dinamis dan aktif menjalankan tugasnya sebagai jurnalis. Perempuan tangguh yang tetap ceria dan berjuang melawan penyakitnya. Salut padamu ya Retno Palupi!,” kata  Beni.

Mendapat kunjungan dari Plt Bupati Muba, Lupi mengaku terkejut. Rasa terimakasih disampaikan dara 34 tahun ini atas kunjungan Beni Hernedi. “Suprise nian Pak Beni datang, terima kasih sudah datang Pak,” ujar Lupi.#osk

 

 

Jangan Lewatkan
Komentar Anda
Loading...