Pemprov Harus Fasilitasi Petani Untuk Membuka Lahan

10

unnamed
Asgianto

Palembang, BP

Fraksi Partai Gerindra DPRD Sumatera Selatan (Sumsel) menyarankan pemerintah Sumsel dapat mempertimbangkan atau memfasilitasi petani untuk membuka lahan tanpa membakar lahan.

Jurubicara Fraksi Gerindra Asgianto mengatakan hal itu menanggapi raperda tentang perlindungan dan pengelolaan lingkungan hidup dari pemerintah Sumsel.

Menurut Fraksi Gerindra, pertumbuhan penduduk dan melemahnya ekonomi baik global maupun khusus di wilayah Sumsel menjadi faktor penyebab kecenderungan masyarakat untuk mencari jalan pintas dalam mengelola lahan. Di samping itu masih sangat rendahnya kesadaran masyarakat dalam memelihara lingkungan untuk keselarasan ekosistem.

Baca:  "Jangan Ambil Keuntungan Ditengah Bencana"

Maka untuk itu fraksi Gerindra memandang bahwa melidungi dan menjamin kelangsungan hidup tidak dapat dilakukan secara parsial.

“Harus dilakukan secara integral dan berkesinambungan dengan mempertimbangkan faktor masalah dalam masyarakat pada umumnya yaitu lemahnya tingkat ekonomi ataupun lemahnya daya beli dan mahalnya harga kebutuhan barang pokok dan tingginya biaya dalam pengelolaan lahan,” kata Asgianto, Jumat¬† (23/9).

Baca:  Angka Covid-19 di Sumsel Tinggi, Pengawasan Kepala Daerah di Sumsel Dinilai Lemah

Dikatakannya, bahwa pembakar hutan atau lahan oleh pemilik lahan kebun terjadi disebabkan oleh pemilik lahan tidak mengawasi lahan yang dibakar, sehingga kebakaran menjalar kemana-mana.

Penyebab kesengajaan ini diyakininya telah diketahui bersama, yaitu petani tidak mampu membuka lahan dengan cara yang benar. Karena tidak memiliki peralatan dan biaya pembukaan lahan.

“Kami menyarankan pemerintah dalam hal ini SKPD terkait agar dapat memfasilitasi petani membuka lahan tanpa membakar, misalnya dengan memberikan atau meminjamkan petani alat berat berupa hand taktor yang diswakelola oleh kelompok tani yang telah dibia dinas pertanian,” katanya.#osk

Baca:  DPRD Sumsel Sinyalir PT SGLPI Palsukan Data
Area lampiran