Muba Butuh Percepatan

6

Dodi-Beni Akan Langsung Tancap Gas

dodi3Sekayu, BP

Pasangan bakal calon (balon) Bupati Musi Banyuasin H Dodi Reza Alex dan Wakil Bupati Beni Hernedi secara resmi maju dalam Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) 2017. Kepastian pasangan yang diusung oleh 11 partai politik (parpol) pemilik kursi di DPRD Muba, ditandai dengan pendaftaran ke kantor Komisi Pemilihan Umum Daerah (KPUD) Kabupaten Musi Banyuasin, Rabu (21/9).

Sebelumnya pada pagi hari kemarin, pasangan ini lebih dulu menerima surat keputusan dukungan dari PKP dan PAN di kediaman politisi Golkar, Bahrul Sofyan, di Sekayu. SK DPP masing-masing diserahkan oleh Ketua DPC PKB dan DPD PAN Muba. Lalu siangnya, bersama partai pendukung, pasangan ini melakukan deklarasi dukungan yang dihadiri oleh sejumlah ketua parpol tingkat provinsi dan kabupaten di gedung Dharma Wanita Persatuan.

Balon Bupati, Dodi Reza Alex dalam keterangan persnya, menyampaikan terima kasih atas dukungan parpol serta seluruh elemen masyarakat. Dukungan parpol dan warga ini, menurutnya, merupakan momentum yang ditunggu. Dia bersama Beni berjanji akan menjaga amanah yang dimandatkan.

Baca:  Safari Ramadhan Momentum Serap Aspirasi Masyarakat Muba

“Ini momen langka. Ada 11 parpol yang secara bulat memberikan amanat kepada kami berdua. Makanya, dengan amanah ini saya bersama Beni Hernedi akan langsung tancap gas. Sebab Muba ini butuh percepatan, jangan ditunda-tunda lagi,” ungkap putra sulung Gubernur Sumsel H Alex Noerdin ini usai mendaftar.

Dodi meyakini, koalisi parpol pendukung bukan saja berlaku saat pilkada saja, melainkan untuk pembangunan yang berpihak kepada rakyat. “Maka dari itu, bilamana kami terpilih maka semua parpol yang duduk di legislatif dirangkul untuk membangun Muba. Insha Allah, semua parpol akan dirangkul guna mengawal serta mempercepat pembangunan yang menjadi prioritas seperti insfrastruktur, pendidikan dan kesehatan. Karena, Muba lima tahun ke depan tantangannya sangat besar walau potensi Sumber Daya Alam (SDA) luar biasa banyak,” jelasnya.

Disinggung target raihan persentase kemenangan, Dodi menyampaikan, tidak semata mengejar itu. Menurutnya, paling utama adalah pemilukada yang damai dan aman tanpa adanya gesekan dan konflik dengan menunjukkan politik santun. Bertarung melalui ide dan konsep yang ditawarkan kepada warga.

Baca:  Dodi Reza Sujud Syukur Warga Lalan Akhirnya Dapat Menikmati Listrik

Walau  target  menang harus dicapai, tambahnya, tapi yang paling penting kita bersama-sama mewujudkan pilkada Muba agar menjadi pilkada percontohan di Indonesia.

Dengan dukungan seluruh parpol yang bulat, Dodi-Beni lebih ingin meningkatkan angka partisipasi pemilik suara.

“Karena animo masyarakat untuk memilih haruslah memberikan keinginan yang dibutuhkan oleh warga itu sendiri. Kami yakin dengan pengalaman serta program jelas, akan memberikan yang terbaik sehingga partisipasi pemilih bisa lebih baik,” terangnya.

Sementara, calon Wakil Bupati Beni Hernedi yang juga Plt Bupati Muba menambahkan, terkait PKPU nomor 5 tahun 2016 yang mewajibkan petahana cuti selama empat bulan. Dirinya berjanji tak akan menggunakan fasilitas negara saat cuti nanti, termasuk siap keluar dari rumah dinas yang ditempatinya sekarang ini.

Baca:  Dodi Terpilih Pimpin Golkar Sumsel, Inilah Komentar Alex Noerdin

“Saya akan mematuhi peraturan perundang-undangan. Ikut aturannya dengan mengajukan permohonan dengan Gubernur, apalagi tadi salah satu syarat ketika pendaftaran mengajukan surat bersedia cuti. Namun bisa saja berubah, karena di Mahkamah Konstitusi (MK) belum ada keputusan,” tukasnya.

Terpisah, Ketua KPUD Muba H Firdaus Marvels mengatakan, pihaknya telah menerima pendaftaran dari paslon diusung parpol. Oleh karena itu KPU  akan langsung menjalankan tes kesehatan sesuai dengan PKPU nomor 9 tahun 2016 tentang pencalonan selanjutnya pemeriksaan berkas yang diserahkan oleh paslon dari parpol. “Kita akan lakukan tes kesehatan terlebih dahulu di RSUP Moh Hoesin karena RS rujukan, nanti juga pada tes narkotika sendiri sample yang diambil mulai dari urine, darah dan rambut akan dilakukan oleh pihak BNN pusat, yang mana sample yang diambil akan dibawa ke Jakarta,” pungkasnya. # arf