Maskapai Larang Penumpang Gunakan Galaxy Note 7

17

57d52f42af627-galaxy-note-7_663_382

 

Palembang, BP

Maskapai penerbangan memberikan larangan keras kepada pengguna ponsel Samsung Note 7 untuk melakukan isi ulang baterai perangkat, menyalakan hingga diletakan di bagasi. Hal ini juga berlaku untuk penerbangan dari Kota Palembang.

Samsung telah menarik kembali produk terbarunya Galaxy Note 7 secara global setelah banyaknya laporan tentang baterai Note 7 meledak. Upaya ini pun direspon pihak maskapai di Kota Palembang setelah ada informasi Federal Aviation Administration (FAA).

Distrik Manager Sriwijaya Air Palembang Darmando Purba mengatakan, larangan tersebut juga berlaku untuk penumpang dari Kota Palembang ke seluruh rute yang dilalui Sriwijaya Air. “Kami sudah berlakukan larangan tersebut dan ini larangan keras karena berkaitan dengan keselamatan penumpang lainnya,” katanya, Selasa (13/9).

Dijelaskannya, mekanisme larangan yang dilakukan adalah dengan melakukan imbauan di setiap tempat penjualan tiket, saat melakukan check-in maupun saat berada di dalam pesawat. “Jadi larangan ini sanksinya sama dengan larangan tentang peringatan keselamatan lainnya, sebab jika tidak diikuti maka akan membahayakan penerbangan,” tukas Darmando.

Baca:  LIbur Panjang, Penjualan Tiket Pesawat Mendulang Omset

General Manager Garuda Indonesia Branch Office Palembang Asa Perkasa mengatakan, pihaknya secara resmi mengimbau kepada seluruh penumpang untuk tidak mengoperasikan perangkat Samsung Galaxy Note 7 di seluruh penerbangan Garuda Indonesia.

“Imbauan ini menyusul atas proses re-call seluruh produk Samsung Galaxy Note 7 karena ada permasalahan pada baterai perangkat smartphone tersebut,” katanya.

Garuda Indonesia secara tegas meminta kepada seluruh penumpang untuk tidak mengoperasikan ponsel tersebut selama penerbangan bahkan tidak dalam airplane mode, mengecas baterai, maupun memasukkan perangkat ponsel tersebut pada bagasi penumpang.

“Ini sudah dikomunikasikan secara internal untuk dapat disampaikan oleh para petugas yang berhubungan langsung dengan penumpang, Minggu (11/11). Termasuk imbauan ini secara tertulis di konter check-in di bandara-bandara yang diterbangi Garuda Indonesia,” katanya.

Baca:  Ini Dia Info Terbaru Penerbangan Palembang-Bandung

Menurut dia, imbauan ini berkaitan dengan aspek keamanan dan keselamatan penerbangan. “Ke depannya, kami akan mengevaluasi imbauan ini sampai dengan adanya informasi resmi dari FAA. Di dalam pesawat, petugas kami juga akan mengingatkan,” katanya.

General Manager Angkasa Pura II Bandara Sultan Mahmud Badaruddin II Palembang Iskandar Hamid mengatakan, pihaknya melakukan imbauan melalui pelayanan informasi jika memang semua maskapai menerapkan larangan tersebut. “Untuk sementara ini baru Air Asia dan Garuda Indonesia, namun imbauan tersebut kami siarkan di bagian informasi untuk keselamatan dalam penerbangan,” jelasnya.

Sementara itu, terkait peredaran ponsel Samsung Note 7 di Kota Palembang, sejumlah distributor di Kota Palembang mengaku belum menjual produk terbaru tersebut.

Pantauan di Samsung Plaza, Jalan Letkol Iskandar, tidak ada produk yang dipajang di sana. Petugas pelayanan di lokasi mengakui jika produk tersebut sudah muncul di sejumlah pemberitaan. Namun sampai saat ini pihaknya belum menjualnya. “Untuk Samsung Note 7 kami belum jual, Mas. Untuk informasi kapan produk itu masuk hingga kini pun kami belum mendapat informasi dari pihak pengirim,” kata Iwan, salah satu karyawan di sana.

Baca:  LIbur Panjang, Penjualan Tiket Pesawat Mendulang Omset

Sementara di Samsung Experiential Store Palembang Square, hingga kini pun produk tersebut belum dipajang, apalagi untuk dijual. Petugas di lokasi mengakui sudah ada yang menanyakan produk tersebut. Hanya saja tidak bisa dibeli karena barangnya hingga kini belum ada.

“Hingga kini Note 7 belum ada dan kami belum memasarkan untuk wilayah Palembang,” kata Emji, petugas Samsung. Tidak berbeda jauh dengan distributor resmi Samsung, para distributor besar lainnya seperti MDP IT Superstore dan Erafone juga mengklaim hal yang sama. “Hingga kini belum ada distribusi Samsung Note 7 yang masuk,” tutur Store Manager MDP IT Enny. #ren