Home / Headline / Ayah Terdakwa Buka Baju dan Tantang Polisi Menembaknya

Ayah Terdakwa Buka Baju dan Tantang Polisi Menembaknya

unnamedSekayu, BP
Majelis Hakim Pengadilan Negeri Sekayu, yang diketuai Fitri Septriana SH dan anggota Decky Christian dan Rino Ardian Wigunadi SH menyatakan keempat terdakwa  terbukti dan sah melakukan tindak pidana kejahatan.

“Keempat terdakwa, dinyatakan bersalah dan dijatuhi hukuman masing-masing 12 tahun penjara,” kata Fitri Septriana.

Vonis menegaskan keempat terdakwa terbukti melanggar Pasal 365 ayat 1 ke 2 ayat (3) KUHP. “ Ini yang terkuak, dalam fakta persidangan,” ungkapnya. Vonis Majelis Hakim itu, lebih ringan dari tuntutan Jaksa Penuntut Umum (JPU) selama 15 tahun penjara.

Pasca pembacaan vonis itu, Kartawinatya orang tua terdakwa Dodi, membuka baju dan menantang polisi menembaknya di luar ruang sidang. Ini lantaran, anaknya bukanlah pelaku kejahatan hingga menewaskan Pasutri itu. “ Anak saya telah difitnah, berikan keadilan Ya Allah,” teriaknya.

“ Saya sumpah serapah, berikan murka orang yang memfitnah anaku,” teriaknya.

Budi Laksono orang tua terdakwa Ari, terus berteriak dan tak menerima putusan hakim kepada anaknya itu.

Kuasa hukum empat terdakwa, Arief Budiman, mengatakan, pihaknya langsung menolak vonis Majelis Hakim dan menempuh upaya hukum banding. Ini lantaran, pertimbangan Majelis Hakim dinilai tak tepat.
“ Buktinya tak ada saksi yang melihat kejadian,” ungkapnya. Anehnya lagi, keempat terdakwa dinyatakan terbukti  melanggar Pasal 365  ayat 1 ke 2 ayat (3) KUHP. Hakim memutuskan tindak pidana pencurian, yang tidak menimbulkan kematian. “ Padahal kasus ini, menyebabkan korban tewas,” cetusnya.

Perlu diketahui, empat terdakwa dituduh pelaku begal dan menewaskan Pasutri, Iryadinata dan Yuliana. Korban dan kejadian perkara berlangsung di Banyuasin dan disidsngkan di PN Sekayu, Muba. Polisi diduga salah tangkap kepada  empat pelaku. Yang lebih tragisnya lagi, keempat pelaku dipukuli dan ditembak kakinya, agar mengaku.

Berbagai upaya telah ditempuh dan dilakukan oleh kuasa hukum. Mulai dari mengadukan tindakan polisi ke Propam Polda Sumsel dan Ombudsman. Empat pelaku terpaksa mengaku dan diberita acara perkara (BAP) dan menjadi dasar vonis Majelis Hakim PN Sekayu.#arf