Home / Headline / Lebih Awal Tetapkan Status Siaga Karhutla

Lebih Awal Tetapkan Status Siaga Karhutla

alex (4)

Gubernur Sumsel H Alex Noerdin

Palembang, BP

Pemprov Sumsel telah lebih awal menetapkan status siaga darurat bencana asap akibat kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di Provinsi Sumsel tahun 2016. Ini menunjukkan kemudahan koordinasi dan pengendalian karhutla, dengan adanya Keputusan Gubernur No 171/KPTS/BPBD-SS/2016.

Demikian disampaikan Gubernur Sumsel H Alex Noerdin terkait bagaimana upaya pencegahan dan penindakan menanggapi pandangan Fraksi PAN (F-PAN), terkait karhutla dalam areal PTPN VII Cinta Manis Kabupaten Ogan Ilir (OI), Selasa (23/8) lalu,

Saat ini telah dibentuk Posko Siaga Darurat Bencana Asap dengan Keputusan Gubernur No241/KPTS/BPBD-SS/2016, tentang pembentukan Pos Komando Satuan Tugas Siaga Darurat Bencana Asap Akibat Kebakaran Hutan dan Lahan di Provinsi Sumsel tahun 2016, yang melibatkan unsur teknis termasuk TNI dan Polri yang terbagi dalam beberapa satuan tugas.

“Lalu sosialisasi tentang larangan membuka dan membersihkan lahan dengan cara membakar, yang dilaksanakan secara terpadu, baik antar instansi maupun stakeholder lainnya. Menyebar luaskan maklumat Kapolda Sumsel tentang larangan membuka lahan dengan cara membakar dan sanksi yang diberlakukan. Serta pendataan lahan yang terbakar oleh Dinas Perkebunan dan Dinas Kehutanan,” ujar Alex.

Pada rapat paripurna sebelumnya, Fraksi PAN (F-PAN) mengingatkan Pemprov Sumsel terhadap munculnya karhutla di berbagai daerah di Sumsel. “Upaya pencegahan dan penindakan sudah harus mulai dilakukan, agar supaya kebakaran hutan dan lahan di Sumsel tidak meluas. Tiga hari lalu, Selasa (23/8) kebakaran hutan terjadi dalam areal PTPN VII Cinta Manis Kabupaten Ogan Ilir (OI),” kata Juru bicara F-PAN Rusdi Tahar.

Menghadapi hal tersebut, Pemprov Sumsel diminta segera melakukan identifikasi kebakaran hutan dilanjutkan dengan verifikasi lapangan. Dengan demikian penyebab kebakaran dapat terungkap, penanggulangan dan proses penegakan hukum bagi pelaku bisa dilakukan. “Apapun alasan mereka melakukan pembakaran tersebut tetap saja salah. Walaupun mereka menilai cara pembakaran itu efektif dan dalam batas terkendali,” katanya.osk

x

Jangan Lewatkan

Kapolda Sumsel Hadiri Gelar Operasi Triwulan Ke-2 Tahun

Palembang, BP Kapolda Sumatera Selatan (Sumsel)  Irjen Pol Prof. Dr. Eko Indra Heri S., MM didampingi Wakapolda Sumsel Brigjen Pol ...