Setengah Kilogram Shabu dan 2.000 Ekstasi Disita

17

IMG_20160823_135757
BNNP Sumsel gelar rilis narkoba yang diungkap sebanyak 500 gram shabu dan 2.000 ekstasi, Selasa (23/8).

BNNP Sumsel Gagalkan Penyelundupan Narkoba

Palembang, BP
Badan Narkotika Nasional Provinsi (BNNP) Sumatera Selatan (Sumsel) akhirnya berhasil menggagalkan penyelundupan Narkoba jenis shabu dan ekstasi asal Kota Medan yang dibawa oleh Yusmar Elfan (43) ke Kota Palembang menggunakan Bus Antar Kota Antar Provinsi (AKAP).

Tersangka yang tercatat sebagai warga Kecamatan Medan Marelan, Kota Medan berhasil ditangkap petugas saat tiba di pool bus yang berada di kawasan Jalan Letjen Harun Sohar, Kecamatan Sukarami Palembang, Minggu (21/8).

Dari penangkapan tersebut, petugas BNNP Sumsel berhasil menyita barang bukti berupa sebanyak lima paket besar shabu seberat 500 gram dan 20 paket yang berisi sebanyak 2.000 butir ekstasi dari tangan tersangka, Yusmar.

Baca:  Gubernur Minta Kejelasan Status Bupati OI Ke BNN

Kepala BNNP Sumsel Brigjend Pol Iswandi Hari, saat gelar tersangka dan barang bukti di Kantor BNNP Sumsel, Selasa (23/8), mengatakan terungkapnya peredaran narkoba ini berkat adanya informasi masyarakat tentang akan adanya transaksi narkoba di lokasi penangkapan.

“Setelah kita mendapatkan laporan tersebut, kita langsung melakukan penangkapan,” ungkap Iswandi.

Menurut dia, barang haram tersebut ditemukan anggota BNNP Sumsel di dalam tas berwarna hitam dan dibungkus dengan plastik bening yang dibawa tersangka Yusmar.

Baca:  Status Nofiadi Masih Terperiksa

“Sudah kita intai dan melihat gelagatnya mencurigakan, kita ikuti. Dia (tersangka-red) mengarah ke mobil Toyota Avanza warna hitam yang sedang menunggu. Saat itulah langsung kita tangkap, sementara pelaku lainnya inisial B yang bawa mobil itu berhasil kabur,” kata dia.

Ditambahkan Iswandi, meski pelaku dengan inisial B ini berhasil kabur, saat ini pihaknya telah mengantungi identitas B. Bahkan, dari penangkapan itu, tak hanya shabu dan ekstasi yang diamankan, anggota juga turut mengamankan satu mobil Toyota Avanza milik B.

Baca:  Ini Cara LAN Kabupaten PALI Peringati Hari Pahlawan 

“Dari penyelidikan sementara, Yusmar sudah dua kali mengirimkan narkoba dari Medan ke Palembang. Kita masih kembangkan tentang peran dari Yusmar ini,” tutupnya.

Akibat ulahnya, masih dikatakan Iswandi, untuk tersangka Yusmar bakal terancam dijerat dengan Pasal 112 dan 114 Undang-Undang RI Nomor 35 tahun 2009 tentang Narkotika.

“Ancamannya pidana mati, seumur hidup dan 20 tahun penjara,” pungkas Iswandi. #rio