Usai Upacara HUT RI, Puluhan Siswa Tawuran di BKB

11

Palembang, BP

IMG-20160817-WA0037
Pasca peringatan upacara bendera HUT RI ke 71 tahun di BKB terjadi aksi tawuran para siswa SMK yang membuat para pengunjung mendadak heboh, Rabu (17/8).
Pasca peringatan upacara bendera HUT RI ke 71 tahun di BKB terjadi aksi tawuran para siswa SMK yang membuat para pengunjung mendadak heboh, Rabu (17/8).
Tawuran yang dimulai pukul 09.30 tersebut diwarnai dengan aksi kejar-kejaran pelajar yang membawa bambu runcing yang diberi bendera merah putih. Aksi mereka segera diamankan petugas Pol PP dan aparat kepolisian yang stand by di lokasi.
Sekitar 26 pelajar berhasil digaruk petugas, sementara sisanya melarikan diri mereka lalu di data dan dihukum membuka baju dan menyanyikan lagu-lagu Indonesia.
Dari tangan para siswa ini petugas mengamankan bambu runcing dan busur jangka.
Dari pantauan puluhan siswa yang terlibat tawuran ini pun langsung diamankan dan didata oleh Satpol PP Kota Palembang.
Kepala Satuan Polisi Pamong Praja Palembang, Tatang Duka Direja mengatakan, aksi mereka bisa diredam dengan cepat karena pihaknya bekerja sama dengan kepolisian sudah mengantisipasi.
Tak ada korban jiwa dalam aksi ini,namun pihaknya akan memanggil kepala sekolah dan orangtua siswa agar mereka bisa diberi pembinaan. Dua SMK yang berseteru dalam aksi tawuran pelajar usai upacara HUT RI di BKB berasal dari SMK Gajah Mada (Gama) dan SMK Bistek.
Informasi tersebut terdapat dari seragam yang dikenakan puluhan siswa yang terlibat dalam tawuran.
Tercatat ada 22 siswa dari SMK Gama dan 4 siswa dari SMK Bistek.
Tatang Duka Direja mengatakan pihaknya menemukan bambu runcing dan busur jangka yang dibawa oleh siswa ini saat tawuran berlangsung.
“Kita mengamankan bambu runcing yang dibawa siswa dengan dilengkapi bendera merah putih serta dari dalam tas siswa ada busur jangka,” ujarnya.
Ia mengatakan pihaknya akan menyerahkan ke 26 siswa ini kepada pihak kepolisian untuk dibina.
“Kita sudah kerjasama polisi untuk membina anak-anak ini,” kata dia.
Menurut Tatang pihaknya sudah siaga mengantisipasi hal ini karena setiap tahun sering terjadi.
“Anak-anak ini memang mencari sensasi sehingga terjadinya tawuran namun ini sudah kita antisipasi,” katanya.
Berdasarkan keterangan dari salah satu siswa, beberapa siswa SMK Bistek sedang duduk di Jembatan Ampera guna menyaksikan parade kapal hias setelah upacara.
Tak lama kemudian rombongan SMK Gama menghampiri dan langsung mencari keributan. Aksi kejar-kejaran pun tak terelakkan.
Puluhan siswa SMK Gama mengejar siswa SMK Bistek hingga menuruni tangga Ampera hingga menuju Dermaga Point. Di sanalah petugas Pol PP langsung mencegat mereka.#osk
Baca:  Belasan Remaja Ditangkap Polisi Saat Tawuran Di Kawasan Pasar Cinde