Gubernur dan DPRD Dengarkan Pidato Kenegaraan Presiden

18

jokwi
Gubernur Sumsel H Alex Noerdin, Wagub Sumsel H Ishak Mekki, dan Ketua DPRD Sumsel HM Giri Ramandha N Kiemas bersama para pimpinan dan anggota DPRD Sumsel, seluruh SKPD, dan undangan usai mendengarkan bersama pidato kenegaraan Presiden Joko Widodo dalam rangka memperingati HUT ke-71 RI dari layar raksasa di ruang Sidang Paripurna DPRD Sumsel, Selasa (16/8).

Palembang, BP

Gubernur Sumatera Selatan (Sumsel) H Alex Noerdin , Wagub Sumsel H Ishak Mekki bersama Ketua DPRD Sumsel HM Giri Ramandha N Kiemas bersama para pimpinan dan anggota DPRD Sumsel, seluruh SKPD dan undangan mendengarkan bersama pidato kenegaraan Presiden RI, Joko Widodo dalam rangka Memperingati HUT RI ke-71 dari giant screen di ruang Sidang Paripurna DPRD Sumsel, Selasa (16/8).
Presiden Joko Widodo (Jokowi) menyampaikan, sekarang Indonesia berada pada era persaingan global. Kompetisi antar negara luar biasa kerasnya, luar biasa sengitnya. Untuk memenangkan kompetisi, untuk menjadi bangsa pemenang, menurut Presiden, kita harus berani keluar dari zona nyaman.
“Kita harus kreatif, optimis, bahu membahu, dan melakukan terobosan-terobosan. Semua itu demi mempercepat pembangunan nasional, demi meningkatkan daya saing kita sebagai bangsa,” kata Presiden Jokowi dalam pidatonya di hadapan Sidang Tahunan MPR RI, di Gedung Nusantara MPR/DPR/DPD-RI, Jakarta, Selasa (16/8) pagi.
Presiden menegaskan, tanpa keberanian kita keluar dari zona nyaman, kita akan terus dihadang oleh kemiskinan, pengangguran, ketimpangan dan kesenjangan sosial. Untuk itu, diperlukan langkah-langkah terobosan, diperlukan kecepatan kerja, diperlukan lembaga-lembaga negara yang kuat dan efektif untuk mengatasi tiga masalah utama bangsa tersebut.
Jokowi juga menyambut baik gagasan MPR untuk mengkaji sistem perencanaan pembangunan nasional jangka panjang. “Dalam era kompetisi global sekarang ini, kajian seperti itu kita harapkan dapat mendukung perencanaan pembangunan yang lebih terintegrasi, berwawasan ke depan, dan berkesinambungan,” katanya.
Menanggapi pidato Presiden, Ketua DPRD Sumsel HM Giri Ramanda N Kiemas mengharapkan, percepatan pembangunan infrastruktur yang diungkapkan Presiden tersebut untuk meningkatkan kesejahteraan sosial.
“Harapan kitakan seperti itu, bagaimana pembangunan infrastruktur itu berpengaruh pada daerah-daerah. Saat ini kan Sumsel sudah merasakan desentralisasi pembangunan-pembangunan yang sudah dilakukan pemerintah pusat,” ujarnya, usai mengikuti mendengarkan pidato kenegaraan Presiden RI di Ruang Paripurna DPRD Sumsel, Selasa (16/8).
Tentang terorisme sendiri, Giri melanjutkan, yang jelas masyarakat butuh keamanan. Terorisme ini tentu menimbulkan rasa yang tidak nyaman dalam masyarakat. “Sudah tentu kita di Sumsel menginginkan apapun upaya pemerintah pusat untuk menekan semua yang menyangkut terorisme,” katanya.
Sementara, Anggota Fraksi Gerindra DPRD Sumsel Budiarto Marsul menyatakan, secara garis besar capaian-capaian yang diperbuat pemerintah pusat cukup baik. Hingga masyarakat bisa percaya apa yang sudah dilakukan pemerintah.
“Tapi jangan lupa, kita juga mengharapkan dari semua pencapaian itu di evaluasi lagi. Apakah pencapaian itu betul-betul dirasakan masyarakat tingkat bawah atau tidak,” katanya.#adv