Penurunan Obesitas Riski, Orangtua Harus Berperan

22

IMG-20160727-WA0048
Riski Rahmad Ramadhan, pasien obesitas yang dirawat di ruang ICU RSUP dr Moehammad Hoesin Palembang, Rabu (27/7).

Palembang, BP

Semakin membaiknya kondisi kesehatan bocah obesitas asal Palembang, Rizki Rahmat Ramadhan (11) setelah pasca 7 hari dirawat secara intensif di ruangan Intensive Care Unit (ICU) Rumah Sakit Umum Provinsi (RSUP) dr Moehammad Hoesin Palembang.

Sebelumnya, sang bocah obesitas sempat mengalami gangguan pernapasan pasca sehingga menyebabkan kondisi tak sadar jumat lalu.

Kemajuan perubahan kesehatan pun semakin ditunjukan oleh Rizki saat ini, dengan tidak  lagi menggunakan alat bantu pernapasan (mesin ventilator) melainkan dengan CPAP (Continus Positive Airway Pressure (CPAP), secara perlahan-lahan tim dokter beruasa membantu agar kondisi pernapasan Rizki kembali normal.

“Sudah dilepas mesin ventilatornya kemarin, dan digantikan dengan CPAP. Alat ini berbeda karena kerja nya secara otomatis. Dimana saat tubuh kekurangan oksigen baru alat ini akan membantu untuk menyuplainya,” ujar Dr Aditiwati Sp.A selaku salah satu tim dokter yang ikut menangani, Rabu (27/7).

Pemakaian CPAP ini, dikatakan dr Aditiwati hanya saat kondisi Rizki akan tertidur. Sedangkan ketika kondisi bangun , maka pernapasan rizki hanya menggunakan alat oksigen biasa yang melalui hidung. Penggunan CPAP saat tidut, ditujukan untuk mengantisipasi kondisi berbahaya seperti munculnya OSAS atau sulit bernapas.

Baca:  Rizki Boleh Makan Nasi

“Kita mengantisipasi hal tersebut, jangan sampai kejadian OSAS membuat kondisi Rizki dapat buruk kembali, maka dari itu alat CPAP ini yang ditujukan untuk membantunya bernapasa saat tidur,” terangnya.

Untuk saat ini, pihaknya tak sekedar fokus pada perkembangan kesehatan Rizki, tetapi juga memberikan edukasi kepada orang tua sebagai langkah penting untuk menjaga kesehatan riski kedepannya. Pasalnya, dukungan dari pihak keluarga dalam memberikan support sangat penting demi kemajuan penurunan berat badan rizki.

“Saat ini kita sudah menyiapkan keluarga, dengan telah memberikan familys konseling terhadap apa apa saja yang harus dilakukan demi rizki nantinya. Sebab pengaruh dari lingkungan dan keluarga sangat besar, disini dokter hanya bersifat fasilitator,” tuturnya.

Baca:  Pernapasan Bocah Obesitas Rizki Sudah Stabil

Ia pun mencontohkan, ketika berada dirumah, semua unsur keluarga baik ayah, ibu, saudara hingga nenek  harus berperan penting dalam memberikan pengarahan kesehatan kepada Rizki, tentunya dalam pemberian terapi pada pasien obesitas, terutama mengenai pengaturan makanan dan aktivitas sangat bersangkutan pada keluarganya.

“Semua program dan terapi harus didukunga keluarga, sebab tanpa ada motivasi kelaurga terkadang membuat proses kegagalan dalam penurunan berat badan bagi pasien obesitas,” jelasnya.

Oleh karena itu, peran keluarga dalam mendukung kesehatan dari Rizki sangatlah utama, agar dapat menghindarkan dari kondisi yang dapat membahayakan kesehatannya. Keluarga dalam memilihkan latihan apa yang menyenangkan bagi rizki, dengna melihat kesiapan dan kesehatan tubuhnya nanti.

“TIdak bisa langsung, tetapi bisa bertahap, kita juga menilai dari persiapan emonsional ,maka dari itu kami hanya mengarahkan keluarga untuk membantu membentuk pola hidup yang baik buat rizki saat sudah dirumah,” urainya.

Baca:  Bobot Rizki, Bocah Obesitas Turun Drastis

Sementara itu, Salia ibunda Rizki mengaku sudah menerima arahan dari tim dokter terkait bimbingan konseling dalam membantu kemajuan kesehatan sang anak. Dikatakanya,  penerapan sikap disiplin, tegas namun lembut akan ia lakukan dala menerapkan pola makan yang baik untuk mengontrol kesehatan Rizki saat dirumah.

“Pengawasan inilah yang kami (keluarga) akan lakukan, sebab kami tidak ingin kebobolan kedua kalinya, hingga membuat kesehatan rizki bahaya lagi,” tuturnya.

Tentunya, ditambahkan Lia, hal ini menjadi pengalaman berharga buat keluarganya terutama dalam mementingkan kesehatan dan pola hidup yang seimbang. Saling memotivasi antar anggota keluarga untuk saling mengawasi kesehatan rizki  terutama dalam segi makanan.

“Dokter sudah memberikan cara diet makannya, serta bentuk olahraga apa yang harus dilakukan, selanjutnya kami keluarga akan mendampingi rizki dan memberikan motivasi agar dapat semakin sehat,” pungkasnya. #sug