Dugaan Korupsi Proyek Pengadaan Lahan TPU Baturaja

15

595135_01455917062016_DJOKO_PRASTOWO
Kapolda Sumsel Irjen Pol Drs Joko Prastowo, SH,MH

Belum Ada Tersangka Baru

 
Palembang, BP
Penyidik Tindak Pidana Korupsi (Tipikor) Ditreskrimsus Polda Sumsel terus mengusut kasus proyek pengadaan lahan Tempat Pemakaman Umum (TPU) di Kelurahan Kemelak Bindun Langit, Kecamatan Baturaja Timur, Kabupaten Ogan Komering Ulu (OKU)
Sebelumnya empat tersangka kasus ini yakni Hidirman pemilik tanah, Najamudin  selaku Kepala Dinas Sosial OKU, Ahmad Junaidi mantan Asisten I  OKU dan Umortom  mantan Sekda OKU  kini sudah di sidang di Pengadilan Negeri Klas I A Palembang.
        Kapolda Provinsi Sumatera Selatan Irjen  Pol. Drs, Joko Prastowo, SH, MH memastikan siapa pun yang terlibat  dalam kasus ini akan dimintai keterangan.
        “Hingga saat ini belum ada penetapan tersangka baru dalam kasus ini,” kata Kapolda ditemui di Mapolda Sumsel usai shalat jumat , Jumat (29/7) menanggapi pertanyaan wartawan mengenai status Wakil Bupati OKU Johan Anuar dimana dalam kasus tersebut menjabat sebagai Ketua DPRD OKU dan mengenai kasus tersebut.
Walaupun demikian pihak tetap akan mintai keterangan kepada pihak terkait kalau memang unsurnya terpenuhi, “ Kita akan tetap proses hukum,” katanya.
Diketahui sebelumnya, proyek pengadaan lahan TPU tersebut menggunakan Anggaran Pendapatan Belanja Daerah (APBD) pada 2012 lalu sebesar Rp  6,1 miliar dengan modus para tersangka diduga melakukan pengelembungan anggaran hingga membuat kerugian negara senilai Rp 3.49 miliar. Kemudian anggaran yang digunakan diduga tidak sesuai dengan luas lahan yang disediakan hingga menimbulkan kerugian negara. Selain itu, sebelumnya Polda Sumsel telah mengantungi empat nama yang sudah dilimpahkan ke Kejati Sumsel karena diduga menjadi tersangka dalam kasus dugaan ini.
Dalam dugaan proyek pengadaan lahan TPU di Kabupaten OKU ini Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) RI Perwakilan Sumsel juga telah mengeluarkan laporan hasil audit kerugian negara yang diduga mencapai Rp3,49 miliar. Bahkan untuk mengukap kasus dugaan ini, beberapa waktu yang lalu penyidik Tipidkor Polda Sumsel juga telah memeriksa Ketua DPRD OKU Johan Anwar sebagai saksi. Dimana saat ini Johan menjabat sebagai Wakil Bupati OKU yang nantinya akan kembali dipanggil untuk dimintai keterangan dalam pengembangan kasus ini.
Karena diduga, Johan Anwar yang saat itu menjabat sebagai Ketua DPRD OKU mengetahui masalah pengadaan lahan TPU Baturaja Timur OKU. Tak hanya mengetahui, Johan juga menyetujui dana yang diajukan dalam pengadaan lahan TPU Baturaja Timur OKU ini. Diduga juga, Johan mendapat bagian dana mark up yang dilakukan panitia pengadaan dan pengguna anggaran untuk membeli lahan tersebut.#osk