Puluhan Dokter Fokus pada Komplikasi Rizki

22

riski obesitasPalembang, BP

Meskipun dikabarkan berangsur membaik, kondisi Rizki Rahmad Ramadhan (11), bocah obesitas yang dirawat di ruang Intensive Care Unit (ICU) Rumah Sakit Umum Provinsi (RSUP) dr Mohammad Hoesin Palembang, perlu penanganan serius.

Hal ini disebabkan amandel Rizki yang tersaput lemak menghambat pernapasannya. Bahkan amandel yang menyerang bocah kelas VI SD ini berada pada stadium T3.

“Amandelnya sudah berada di T3 lebih, kalau di T4 ini sudah menutup saluran pernapasannya,” ujar dr Fifi Sopiah, salah satu anggota tim dokter yang merawat Rizki dari spesialis respirologi, Senin (25/7).

Sambung Fifi, amandel Rizki perlu tindakan secepatnya karena kalau tidak akan berefek pada pernapasannya. Rizki sulit menarik napas panjang. Apalagi kondisi berat badannya yang sejak awal mengganggu efek pernapasannya.

Baca:  Bobot Rizki, Bocah Obesitas Turun Drastis

Sementara itu Dr Julius Azhar, Sp A (K), speslialis anak dan gizi, mengatakan bahwa penyakit komplikasi Rizki tidak hanya pada pernapasan, melainkan juga amandel dan hipertensinya.

Menurut Julius, para dokter dengan masing-masing spesialisasinya sudah memantau 24 jam terkait perkembangan Rizki. Diakui, semua komplikasi akan diatasi dulu, barulah kemudian fokus pada terapi penurunan berat badannya.

“Jadi semua displin ilmu sudah menangani pasien. Keadaannya memang sudah membaik, kita ganti mesin ventilator dengan CPAP sehingga bisa membantu pernapasan Rizki secara otomatis,” ujar Dr Julius.

Baca:  Obesitas Rizki Ancam Jiwanya

Tindakan berupa Continus Positive Airway Pressure (CPAP) yang membantu Rizki memiliki kecanggihan. Alat ini mampu langsung memberi oksigen yang diperlukan ketika pasien susah untuk bernapas.

Di ruangan ICU, Rizki hanya diperkenankan untuk tidur dan diberikan asupan makanan khusus. Mengenai komplikasi lain, Julius menyebutkan Rizki bisa juga terserang infeksi lipatan kulit. Meskipun efek ini tak mengancam jiwa, tetapi lumayan mengganggu kenyamanan pasien.

Sementara itu Salia, ibunda Rizki, menyerahkan sepenuhnya penanganan sang anak kepada tim dokter. Keluarga berharap yang terbaik dengan kondisi kesehatan putra bungsu itu.

Baca:  Orangtua Rizki Mendapat Konseling

Alhamdulillah, berkat semua doa, Rizki sudah mulai membaik. Kalau ada apa-apa Rizki juga sering komunikasi lewat HP-nya yang ia pegang,” tutur Salia.

Selain ucapan terima kasih kepada tim dokter, keluarga juga ucapkan kepada semua pihak, termasuk teman-teman sekolah dan guru yang datang mensupport agar Rzki segera sembuh dan bisa mengikuti pelajaran di Sekolah. “Setiap selesai shalat, selalu saya doakan karena kami ingin Rizki bisa cepat sembuh,” harapnya. #sug