Bandar Narkoba Besar di Muratara Dicokok

34

IMG-20160720-WA001
Barang bukti yang disita

Muarabeliti, BP

Laporan masyarakat atas maraknya peredaran narkoba kembali ditindaklanjuti petugas kepolisian dengan menangkap seorang bandar narkoba, Musa (51), warga Desa Mekar Sari, Kecamatan Rawas Ilir, Musirawas Utara (Muratara), Selasa (19/7) sekira pukul 21.00.

Penangkapan di Rompok Camp Toim, SP 0, Desa Mekar Sari, Kecamatan Rawas Ilir Muratara ini dilakukan Satuan Narkoba (Sat Narkoba) dibantu oleh petugas dari Polsek Rawas Ilir atas dasar laporan Polisi nomor : LP/A-05/VII/2016/Sumsel/Res mura/Sek Rws Ilir tgl 19 Juli 2016.

Baca:  Tak Diberi Uang Untuk Shabu, Ancam Ibu Kandung Pakai Parang

“Barang bukti yang berhasil diamankan, yakni 23,79 gram diduga shabu dengan perkiraan seharga Rp25 juta dengan rincian, 50 paket kecil shabu, empat paket sedang shabu, tiga paket besar shabu, dua paket jumbo shabu, lalu uang tunai hasil penjualan shabu sebesar Rp6.450.000, satu bal plastik paket kecil, sebuah skop kecil serta tiga kotak bedak,” ungkap Kapolres Mura AKBP Herwansyah Saidi melalui Kasat Narkoba AKP Forliamzon didampingi Kapolsek Rawas Ilir IPTU Fajri Anbiya, SIk, Rabu (20/7).

Baca:  Ganti Shabu Dengan Garam, Andi Dibekuk

Ia menjelaskan kronologis penangkapan berawal dari laporan masyarakat yang diterima oleh anggota Polsek Rawas Ilir, tentang adanya bandar narkoba di Desa Mekarsari Kecamatan Rawas Ilir, kemudian dilakukan penyelidikan dan pengumpulan bahan keterangan oleh Polsek Rawas Ilir, lalu setelah data akurat dan berkoordinasi dengan Sat Narkoba Polres Musirawas langsung melakukan penangkapan terhadap tersangka.

Baca:  Gubernur Belum Terima Surat Pemecatan Bupati OI

“Kita melakukan penggeledahan di rumah tersangka dan menemukan sejumlah barang bukti diduga narkoba jenis shabu-shabu yang siap jual, berikut sejumlah uang hasil penjualan shabu yang disembunyikan dibawah kasur dalam ruang tamu rumah milik tersangka. Kini, tersangka berikut barang bukti telah diamankan di Mapolres Mura, guna menjalani proses penyidikan lebih lanjut,” ungkapnya.#wan