Orangtua Berebut Bangku Paling Depan

19

Wali murid SDN 114 di hari Pertama Masuk Seklah
Seorang orangtua rela satu bangku bersama anaknya di SDN 23 Palembang, Senin (18/7).

Palembang, BP

Orangtua siswa antusias mengantarkan anak ke sekolah pada hari pertama tahun ajaran baru siswa sekolah dasar dan sekolah menengah pertama.

Hal ini terlihat di SD Negeri 23 Palembang yang berada di Jalan Hokky Kampus, Kecamatan IB 1, Senin (18/7) pagi.

Pantauan BeritaPagi, terlihat pemandangan yang unik saat aktivitas hari pertama yakni kebiasaan orangtua yang suka memilih bangku barisan terdepan buat sang anak. Tak hanya itu, ada sebagian orangtua yang terlihat sibuk membersihkan bangku dan meja si anak.

Seperti yang dilakukan Rohaya. Ia mengaku masuk kerja lebih siang demi mengantar si buah hati ke sekolah. Pagi-pagi sekali ia sudah berada di sekolah agar anaknya tidak kehabisan bangku paling depan.

“Anak pertama, jadinya rada spesial buat nganterin ke sekolah. Selain itu pengennya dia duduk di bangku paling depan agar dalam proses belajarnya dapat mendengarkan lebih baik,” ujarnya.

Ia menilai, peraturan pemerintah melalui Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud) mengenai orangtua yang wajib mengantar anak di hari pertama sekolah sangat tepat. Pasalnya, butuh sosok orangtua dalam mendampingi anak-anak untuk mengenal lingkungan yang baru.

“Pengenalan suasana baru terkadang bikin anak takut yang membuat mereka menangis. Kalau ada orangtua, setidaknya jadi lebih tenang. Selain itu kalau sudah bisa beradaptasi, mereka akan jadi lebih mandiri,” tuturnya

Sementara itu, Kepala Dinas Pendidikan Sumsel Widodo yang ikut memantau kegiatan hari pertama sekolah di SDN 23 serta SMPN 19 Palembang, memberikan apresiasi kepada orangtua yang berduyun-duyun mengantarkan anaknya di hari pertama sekolah.

“Kita sangat senang melihat orangtua berjalan bersama anaknya sambil bergandengan tangan menuju ruangan kelas. Pastinya ini akan membuat anak lebih nyaman bersekolah,” ucapnya.

Dia mengatakan, imbauan Mendikbud agar orangtua menemani anaknya di hari pertama sekolah disesuaikan dengan adaptasi dari masing-masing siswa. Sehingga orangtua bebas menemani sang anak sampai mereka terbiasa.

“Semua diserahkan kepada sekolah dan siswa sebab kita tahu mungkin ada beberapa siswa yang masih belum berani saat sekolah,” jelasnya.

Widodo memberikan imbauan dan arahan kepada orangtua siswa menyangkut beberapa hal yang harus dilakukan.

“Ada empat hal penting, komunikasi antara murid dan guru beserta orangtua, lalu orangtua wajib mengantarkan sang anak sekolah, serta penanaman pemahaman ke anak untuk tidak mau dijemput oleh orang tak dikenal. Terakhir, setiap harinya anak anak harus mendapatkan sarapan yang sehat,” tegasnya.

Tidak hanya itu, pihaknya juga memberikan nasihat dan imbauan buat siswa yang masih duduk di kelas 1 SD guna menghindari hal yang tidak diinginkan.

“Saya berpesan kepada anak-anak jangan mudah mempercayai orang lain yang belum dikenalnya untuk dijemput pulang, selain orangtua kandung (ayah dan ibu) yang menjemput. Jika belum dijemput lebih baik tunggu di area sekolah,” ungkapnya.

Terpisah, Kadispora Kota Palembang Ahmad Zulinto mengatakan, keterlibatan orangtua ataupun wali murid mengantarkan anaknya pada hari pertama masuk sekolah merupakan hal yang baik dan harus dibudayakan.

“Pendidikan menjadi tanggung jawab bersama yang mewujudkan peserta didik berahlak mulia, berintegritas sesuai tujuan pendidikan,” ucapnya saat membuka PLS di SMKN 2 Palembang.

#adk