Hari Pertama Sekolah, 46 Guru Bolos Kerja

16

w750_h400px__1435571124Palembang, BP

Berdasarkan inspeksi mendadak (sidak) yang digelar Dinas Pendidikan, Pemuda dan Olahraga (Disdikpora) Kota Palembang, tercatat 46 guru dari berbagai tingkatan bolos kerja pada hari pertama. Namun, Disdikpora menilai angka kehadiran guru masih terbilang baik karena di atas 90 persen.

Kepala Disdikpora Kota Palembang Ahmad Zulinto mengakui, dari hasil sidak yang dilakukan terlihat tingkat kehadiran guru pada sekolah di Palembang dinilai baik. Karena berdasarkan hasil sidak semua sekolah menemukan 46 guru tidak hadir pada hari pertama masuk sekolah. Diketahui dari 8.337 guru se-Kota Palembang yang tidak hadir di hari pertama sekolah ada 46 orang. Rinciannya, sembilan guru tidak hadir tanpa keterangan (bolos), izin ada 23, dan 14 guru izin sakit.

“Untuk sekolah hampir sebagian besar guru yang hadir, tapi ada juga yang izin, alpa, maupun tanpa izin,” kata Ahmad Zulinto, Selasa (19/7).

Dia mengatakan, bila ada guru yang tidak melaksanakan tugas dan kewajiban kepada siswa, maka siswa akan dirugikan. Selain itu, selama ini pemerintah telah memberikan hak secara baik kepada guru.

“Kalau ada guru yang tidak hadir, siswa tentu dirugikan,” ujarnya.

 

Dia menegaskan, akan memberikan sanksi setimpal dengan ketidakhadiran para guru, karena mereka telah mengikuti libur sekolah yang berlangsung sebulan penuh selama bulan puasa.

“Bagi guru yang tidak masuk akan dipanggil oleh bagian Kasubag Kepegawaian Disdikpora Kota Palembang, untuk diberikan sanksi dan diminta penjelasan alasan yang tidak masuk,” bebernya.

Ia menjelaskan, bagi guru yang tidak hadir sebanyak 46 ini berdasarkan sidak kemarin, tentu pihaknya akan menyuruh anggotanya meminta penjelasan alasan tidak hadir saat pertama sekolah.

“Saya akan perintah Kasubag Kepegawaian Disdikpora Kota Palembang segera memanggil seluruh guru yang tidak hadir ini baik yang tanpa keterangan (alpa), izin dan sakit,” katanya.

Dia melanjutkan, pihaknya siap memberikan sanksi surat teguran kepada guru yang bolos (malas) masuk di hari pertama sekolah. Saat ini pihaknya hanya bisa memberikan sanksi teguran, kalau memberikan sanksi berupa pemecatan tentu harus melalui prosedur. Jika guru ini tidak masuk selama berminggu-minggu baru bisa memberikan proses sanksi pemecatan kepada guru tersebut.

“Yang pasti kami harus berikan pembinaan teguran secara lisan, nanti bagian kepegawaian Disdikpora akan memanggil dan mengecek satu per satu, apakah memang guru tersebut izin atau hanya pura-pura saja. Khusus guru yang alpa harus langsung diberikan surat teguran baik lisan dan tulisan,” bebernya.

Sementara itu, Kasubag Kepegawaian Disdikpora Kota Palembang Drs H Ahmad Nasikhun mengatakan, sidak yang dilakukan Disdikpora mulai dari seketaris, kepala bidang (kabid), kasi kurikulum dan kepala unit pelayanan teknis dinas (ka UPTD). Sidak ini dibagi menjadi 16 tim yang terdiri dari tiga orang yang memantau di sekolah-sekolah mulai dari tingkat TK, SD, SMP, SMA, dan SMK.

“Hasil sidak yang dilakukan dapat diketahui dari jumlah 8.337 guru yang ada di Kota Palembang dengan rincian sebagai berikut. Guru yang izin sebanyak 23 orang, sakit 14 orang dan alpa sebanyak sembilan orang. Hal ini telah diatur sesuai dengan Peraturan Pemerintah Nomor 53. Itu bukan hanya fokus pada pemahaman, akan tetapi implementasinya di lapangan. Contohnya pegawai setiap sekolah itu sudah harus menerapkan disiplin PNS sehingga kehadiran guru dan stafnya terpantau betul seperti guru yang bolos, pergi tanpa keterangan, pulang cepat dan tanpa alasan yang tidak bisa dipertanggung jawabkan,” beber dia.#adk