Festival Sriwijaya XXIV Dibuka

10

Keith Martin Jadi Bintang Tamu

469038_11442528012014_BKBPalembang, BP
Festival Sriwijaya XXIV akan dibuka di Benteng Kuto Besak, Senin (18/7) malam ini. Gelaran budaya satu tahunan ini merupakan momen mengingatkan masyarakat Sumsel akan kedigdayaan budayanya, serta mendekatkan para wisatawan terhadap sejarah Kerajaan Sriwijaya yang sempat menyatukan nusantara.

Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Provinsi Sumsel Irene Camelyn Sinaga mengatakan, acara ini akan dibuka langsung oleh Gubernur Sumsel H Alex Noerdin pada pukul 19.00 nanti malam. Serangkaian acara akan memeriahkan pinggiran Sungai Musi sebagai hiburan bagi masyarakat.

Penyanyi solo kenamaan Amerika Serikat, Keith Martin, akan menjadi bintang tamu utama saat pembukaan. “Festival Sriwijaya tahun ini berlangsung selama tujuh hari, 18-24 Juli. Berbeda dengan tahun-tahun sebelumnya yang hanya lima hari, karena kami akan menampilkan seluruh kebudayaan yang ada di Sumsel jumlahnya sangat banyak,” tuturnya.

Baca:  Ariyasacca Sriwijaya Gelar Hari Suci Kathina 2561 BE

Senin siang hari pukul 14.00, kegiatan dimulai dengan parade budaya kegiatan Festival Sriwijaya di halaman Rumah Dinas Walikota Palembang, Jalan Tasik. Saat pembukaan akan disajikan paduan suara, tari-tarian khas Sumatra Selatan dan penampilan hiburan lainnya.

Untuk memberikan kenyamanan kepada masyarakat yang hadir, pihaknya menyulap Benteng Kuto Besak menjadi lokasi kegiatan yang menarik. Sebab akan ada banyak permainan rakyat dan hiburan seperti photowall, ular tangga, dinner area, landmark, community stage, community tent, festival kuliner, dan kapal hias dari 17 kabupaten/kota se-Sumsel.

Baca:  “Kota Palembang Perlu Merekonstruksi Situs Sriwijaya Melalui Taman Miniatur Kerajaan Sriwijaya”

Sementara pada pelaksanaan di hari kedua dan seterusnya akan ada beragam kegiatan yang digelar. Di antaranya seminar nasional, pameran, kuliner tradisional, parade budaya, lomba teaterikal cerita rakyat, lomba tari kreasi daerah, lomba lagu pop daerah, serta lomba blog dan instagram.

“Festival kuliner yang bakal diadakan ada dua macam, festival kuliner darat dan air. Ini upaya kami mengingatkan serta mengenalkan masyarakat yang dulunya Palembang dikenal dengan kapal terapung dan pasar terapung,” jelasnya.

Baca:  Pangdam II Sriwijaya Perbaiki Jembatan Di Muaraenim

Lebih lanjut Irene menjelaskan, Festival Sriwijaya memiliki konsep mengenang masa-masa pada Kerajaan Sriwijaya. Selain itu juga sebagai upaya mengenalkan Prasasti Talang Tuo yang menjadi kebudayaan khas Sumatra Selatan.

Pihaknya berkomitmen menjadikan fasilitas promosi wisata daerah Sumsel kedepannya akan semakin menarik wisatawan berkunjung. Disamping itu, upaya pelestarian kebudayaan khas daerah pun terus dilakukan.

Dirinya mengaku optimistis digelarnya even ini akan semakin banyak wisatawan yang berkunjung dan semakin mengenal Sumsel. “Ini akan menjadi momen yang tepat, jadi budaya kita lebih tereksplor. Bukan hanya wisatawan domestik, kita yakin wisatawan mancanegara juga akan datang,” ujarnya. #idz