Mengancam Dengan Parang dan Pistol Mainan

16

tsk hp 2 gandusPalembang, BP
Hanya gara-gara HP yang digadaikan kepadanya tidak ditebus oleh korbannya, Angger (30), warga Karang Anyar, Gandus,  Agus (37), warga Jalan Syakiakirti, Lr Pengkolan, Gandus kembali menggadaikan HP yang digadaikan temannya kepada orang lain. Namun karena sudah terlalu lama digadaikan, HP tersebut  dijualkan kepada orang lain, Sabtu (25/6) siang, di Jembatan Post Wesen, Karang Anyar Gandus, Palembang.
Ketika Angger hendak menebus HP kepada Agus, Agus tidak bisa mengembalikan HP milik Angger, Angger marah kepada Agus. Agus mengancam Angger dengan menggunakan parang dan dua senjata api korek api serta gancu.
Akibat perbuatannya melakukan pengancaman itu, Agus kini harus mempertanggungjawabkan perbuatannya di balik jeruji besi Polsek Gandus.
        Tersangka dibekuk pihak Polsek Gandus, Palembang, Rabu (13/7) sekitar pukul 16.00 di rumahnya.
Di hadapan petugas Agus mengatakan kalau Angger terlebih dahulu yang mendatangi dirinya di Pos Wesen ketika datang Angger bersama rombongannya dan berkata kasar kepada dirinya.
“Dia begadai HP samo aku 200 ribu, tapi la lamo dak ditebus-tebus aku jugo dak katek duet laju hp itu kugade samo wong laen,” ujarnya.
Pistol itu, lanjutnya bukan pistol asli melainkan pistol korek api, sedangkan parang yang dipakai untuk mengancam Angger memang miliknya.
“Pistol itu maenan anak aku bukan pistol asli,” jelasnya.
Kapolsek Gandus AKP Dedi Rahmad tersangka ditangkap setelah pihaknya mendapatkan laporan dari korban bahwa diancam makai senpi setelah dilakukan penyedikan pelaku ditangkap.
“Berdasarkan keterangan korban bahwa senpi yang digunakan pelaku untuk mengancam korban merupakan senjata api rakitan, tapi setelah kami lakukan penangkapan tersangka tidak mengakui, kami hanya berhasil mengamankan pistol korek api,” katanya.#osk
Baca:  Pemkot Palembang Ancam Thamrin Group , Membandel Diberi Sangsi Lagi